Corona di Bali

Hasil Rapid Test 7 PMI Asal Tabanan Dinyatakan Negatif, Boleh Pulang Besok

Seluruh PMI yang menjalani karantina di Hotel Tabanan, Jalan Pahlawan, Tabanan, ini menunjukan hasil yang negatif.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana saat PMI menjalani rapid test di Hotel Tabanan, Rabu (29/4). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Sebanyak tujuh orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Tabanan menjalani rapid test kedua, Rabu (29/4/2020).

Mereka telah menjalani masa karantina selama empat belas hari. 

Seluruh PMI yang menjalani karantina di Hotel Tabanan, Jalan Pahlawan, Tabanan, ini menunjukan hasil yang negatif.

Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama yang memantau langsung kegiatan rapid test kepada PMI tersebut mengatakan, kegiatan monitoring ini untuk melihat tempat isolasi mengetahui sejauh mana proses termasuk keluhan dari para PMI.

Debit Air Tukad Penet dan Ayung Menurun, Warga Diminta Buat Penampungan Air  

Saat Pandemi, Pelaku Kuliner Difasilitasi untuk Kembangkan Bisnis di Foodstartup Indonesia 2020

Sebanyak 100 Warga Klungkung Mangkir Rapid Test

 "Kita langsung lihat untuk melihat langsung tempat isolasi dan proses penanganan di lapangan," kata dia. 

 Mantan Bupati Tabanan ini juga menyatakan, astungkara di Tabanan, laporan mengenai penanganan Covid-19 ini sudah lumayan bagus.

Dia mengingatkan, dengan laporan yang sudah bagus jangan sampai gugus tugas penanganan lengah.

Intinya tetap menjaga situasi saat ini dan masyarakat tetap menjaga kesehatannya minimal cuci tangan dan menggunakan masker. 

 "Kita tidak boleh lengah, karena kita berhadapan dengan virus. Ini sama dengan dunia maya-maya ini, kita tidak bakal tau kapan bakal datang dan perginya virus ini, siapapun tak bisa memprediksi. Satu satunya jalan kita harus bergotong royong untuk mencegahnya dengan tetap melaksanakan pola hidup bersih," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika melanjutkan, untuk hasil rapid test tujuh orang PMI di Hotel Tabanan hasilnya negatif.

"Dalam rangka menyelesaiakan karantina  selama 14 hari, sebelum dipulangkan kita uji lagi dengan rapid test. Dan hasilnya tujuh orang PMI sudah negatif," kata Suratmika, Rabu (29/4/2020). 

Mereka, kata dia, akan dipulangkan besok, Kamis (30/4).

 Setelah tiba di rumahnya, mereka akan terus dimonitoring.

Dan jika memang mereka mengalami gejala flu harus segera diperiksakan ke pelayanan medis terdekat. 

"Mereka boleh keluar rumah dengan menerapkan sistemnya seperti jaga jarak dan menggunakan masker," ungkapnya.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved