Corona di Bali

Hasil Rapid Test Negatif, PMI Asal Tabanan yang Dikarantina Sudah Diizinkan Pulang

Mereka yang telah selesai menjalani karantina di wilayah Tabanan sudah dijemput keluarganya masing-masing sekitar pukul 10.00 Wita.

Istimewa
Suasana saat sejumlah PMI yang sudah selesai menjalani masa karantina dan sudah dijemput keluarga masing-masing di Hotel Tabanan, Kamis (30/4). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN -  Sebanyak 7 orang PMI asal Tabanan yang menjalani karantina di Tabanan sudah boleh pulang dan bertemu dengan keluarganya masing-masing, Kamis (30/4/2020).

Mereka yang telah selesai menjalani karantina di wilayah Tabanan sudah dijemput keluarganya masing-masing sekitar pukul 10.00 Wita.

 Sedangkan, PMI asal Tabanan yang menjalani karantina di Denpasar sudah dijemput pihak Satgas untuk di antar ke Tabanan.

Selanjutnya mereka dijemput oleh pihak keluarga masing-masing.

Cerita Sopir Angkot di Gianyar Saat Pandemi Covid-19, Penghasilan Merosot Jadi Rp 30 Ribu per Hari

Banjar Dajan Tangluk Kesiman Denpasar Tutup Akses Wilayah 10 Jam pada Malam Hari

Ini Daftar Aturan dan Sanksi Bagi Warga yang Nekat Mudik Lebaran 2020

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Tabanan, I Putu Dian Setiawan mengatakan, bagi PMI yang sudah menjalani karantina selama 14 hari dan telah menjalani rapid test dengan hasil negatif sudah boleh pulang.

Hari ini, PMI yang di Hotel Tabanan sejumlah tujuh orang sudah dijemput keluarganya.

"Iya sudah boleh pulang. Untuk yang di Tabanan sudah dijemput keluarga. Mereka juga sudah diberikan pengarahan agar tetap menerapkan PHBS terutama dengan menggunakan masker jika keluar rumah. Itu dilakukan untuk tetap antisipasi dan pencegahan covid-19 ini," kata Dian saat dihubungi, Kamis (30/4).

"Kalau untuk mereka yang menjalani karantina di Denpasar ada juga yang pulang hari ini. Mereka akan kami jemput untuk diajak ke Tabanan, dan setelah sampai di Tabanan akan dijemput keluarganya masing-masing," imbuhnya.

Dian mengimbau, agar seluruh PMI asal Tabanan yang sudah selesai menjalani masa karantina tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, terutama menggunakan masker saat keluar rumah. Penerapan PHBS untuk mencegah terjadi covid-19 atau mengantisipasi adanya transmisi di wilayah masing-masing.(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved