BBPOM di Denpasar

Bahas 3 Agenda Utama, Badan POM Ikuti Rapat Dengar Pendapat 

Badan POM ikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR membahas 3 agenda utama, yaitu percepatan penanggulangan

Istimewa
Badan POM ikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR membahas 3 agenda utama. 

Laporan Wartawan, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan POM ikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR membahas 3 agenda utama, yaitu percepatan penanggulangan wabah COVID-19 di Indonesia, koordinasi dan hilirisasi produk-produk hasil program konsorsium riset dan inovasi COVID-19, serta percepatan dan pengembangan vaksin dan obat COVID-19, Selasa (5/5/2020).

Kepala Badan POM RI, Penny Klukito, menyampaikan Badan POM terus berperan aktif dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 khususnya dalam mengawal logistik obat- obatan untuk penanganan COVID-19.

Pencegahan Covid di Badung, Wabup Suiasa Harapkan Keikhlasan Satgas Akan Tanggung Jawab Kemanusiaan

21.700 Paket Sembako Mulai Didistribusikan ke Warga Banyuwangi

3 Orang dalam Satu Keluarga di Denpasar Positif Covid-19

Adapun langkah strategis Badan POM dalam percepatan dan penanggulangan COVID-19 ini diantaranya meminjamkan mobil insinerator untuk pemusnahan limbah medis infeksius di RS Darurat COVID-19, melakukan pemeriksaan terhadap obat donasi dalam rangka pengawalan pemasukan dan distribusi obat donasi, pembuatan hand sanitizer untuk RS serta masyarakat.

Dengan memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk RS dan Tenaga Kesehatan melalui refocusing anggaran, melakukan penggalangan dan mengelola bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) pelaku usaha obat dan makanan untuk pihak yang membutuhkan serta bantuan untuk rumah sakit diserahkan melalui Gugus Tugas Covid-19 Nasional.

Update Covid-19 di Bali, Positif Bertambah 10 Orang, 7 di Antaranya Transmisi Lokal

Masih Beroperasi meskipun Ada Larangan Mudik, PO Bus Sebut Tak Cari Untung dan Cegah PHK  

Terkait riset dan inovasi, saat ini Badan POM telah lakukan koordinasi bersama dengan para peneliti dari Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Kesehatan, dan Lembaga Penelitian untuk mendiskusikan teknis-teknis pelaksanaan uji klinik yang dapat mempercepat pemenuhan standar dari segi khasiat, keamanan, dan mutu obat. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Berita Terkait :#BBPOM di Denpasar
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved