Berita Banyuwangi

Pemudik dari Bali Mulai Manfaatkan Fasilitas Karantina GOR Tawangalun

Fasilitas isolasi yang disediakan Pemkab Banyuwangi di kawasan Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun terus menampung para pemudik.

Haorahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menengok para pemudik di GOR Tawangalun Kamis (7/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Fasilitas isolasi yang disediakan Pemkab Banyuwangi di kawasan Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun terus menampung para pemudik.

Sejak dibuka pada Senin (4/5/2020) hingga Kamis (7/5/2020), sudah 28 orang memanfaatkan fasilitas tersebut.

Mereka merupakan perantau asal Banyuwangi yang bekerja di Pulau Bali.

Begitu tiba di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, mereka dibawa menuju GOR Tawang Alun. Di GOR, semua kebutuhan dasar pemudik difasilitasi pemerintah daerah.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menengok para pemudik tersebut, Kamis (7/5/2020).

Update Covid-19 di Bali, Positif Bertambah 10 Orang, 7 di Antaranya Transmisi Lokal

Pemain Persebaya Makan Konate Tak Bisa Pulang Kampung, Begini Cara Dia Obati Rindu

Masih Beroperasi meskipun Ada Larangan Mudik, PO Bus Sebut Tak Cari Untung dan Cegah PHK  

“Ini bagian dari ikhtiar kita untuk mencegah penularan virus corona di Banyuwangi. Desa sudah menyiapkan rumah singgah. Sedangkan Pemkab menyiapkan GOR," kata Anas.

Pemkab Banyuwangi memang telah menetapkan aturan bahwa pemudik yang dari Bali wajib menuju GOR lebih dulu. Mereka ditawarkan untuk melakukan karantina di GOR, isolasi di rumah isolasi berbasis desa, atau isolasi mandiri.

"Jika ingin ke desa, mereka dijemput tim desa. Mereka harus menandatangani surat perjanjian kesediaan melakukan isolasi. Jika melanggar, satgas desa akan membawa mereka kembali ke GOR untuk diisolasi," kata Anas.

Melalui Kuasa Hukum, Gede S Bantah Jadi Ketua Panitia Pengabenan Sudaji

Tabanan Tambah Dua Pasien Positif, Satu Pasien Diperkirakan Transmisi Lokal dari Luar Tabanan

Masker Non-medis Reusable, Produk Terbaru yang Diciptakan TriUpcycle

Anas mengatakan, rata-rata pemudik tidak mau menjalani isolasi di GOR. Mereka lebih memilih menjalani isolasi di desa atau isolasi mandiri di kediamannya.

Dalam kesempatan itu, Anas sempat berdialog dengan pemudik dari Bali yang hendak pulang ke keluarganya di Gintangan, Blimbingsari. Mereka mengaku bekerja sebagai tukang di Ubud.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved