Hingga Hari Ke-14 Operasi Ketupat Agung di Badung, 872 Penumpang Diminta Putar Balik Agar Tak Mudik

Hanya saja penumpang ini berhasil ditemukan setelah aparat polisi menyetop dan menggeledah muatan pada truk tersebut.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Jajaran personil polres Badung saat melakukan pemeriksaan di pos penyekatan jalan Mengwitani, Jumat (8/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah 14 hari berjalan, Operasi Ketupat Agung 2020, masih saja ditemukan penumpang yang ingin melakukan mudik.

Uniknya berbagai cara dilakukan penumpang agar lolos dari aparat kepolisian yang berjaga di pos penyekatan polres Badung di dijalan Raya Mengwitani, Mengwi, Badung, Bali.

Salah satunya ditemukan penumpang nekat ngumpet didalam bedag truk yang ditutup terpal diatasnya.

Hanya saja penumpang ini berhasil ditemukan setelah aparat polisi menyetop dan menggeledah muatan pada truk tersebut.

Pasca Bebas Usai Dapat Asimilasi, Mantan Napi Narkotika Ini Kreatif Membuat Kerajinan dari Koran

Ini Jadwal Pelanggan 1.300 VA & 900 VA Terima Diskon Listrik di www.lightup.id

Bawa Hasish, WN Rusia Ini Jalani Pelimpahan

Setelah diberikan teguran oleh petugas, baik terhadap sopir maupun pemudik tersebut, kemudian kendaraannya diputar balikkan untuk mengantar orang yang menyelinap tersebut ke rumahnya.

Sehingga mereka mengurungkan niatnya untuk melaksanakan mudik.

"Iya pemudik yang menyelinap itu kita temukan tadi pagi. Meski bagaimana caranya kita tetap imbau agar mereka tidak mudik. Hal ini kita lakukan untuk mencegah penularan covid-19," ujar Kasat Lantas Polres Badung Iptu Achmad Fahmi Adiatma selaku Kasatgas Kamselcarlantas dalam Operasi Ketupat Agung 2020. Jumat (8/5/2020)

Menurutnya, jalan Mengwitani merupakan jalan utama, yang merupakan  salah satu jalan yang bisa dilalui menuju luar daerah.

Bahkan selama kegiatan operasi, sudah ratusan kendaraan roda empat maupun roda dua yang telah diputar balik. 

"Tidak hanya ratusan kendaraan yang kami putar balik. Penumpang juga banyak," katanya.

Adapun rinciannya hingga saat ini yakni kendaraan Roda dua sebanyak 123, kendaraan Roda empat 61, dan kendaraan Bus sebanyak  14.

"Untuk penumpang yang kita pulangkan atau kita suruh balik ada sebanyak  872 orang," jelasnya.

Meski sudah didapat banyak penumpang yang disuruh putar balik, pihaknya mengakau pemeriksaan dan penyekatan kendaraan tersebut akan terus  dilakukan.

Hal itu dilakukan hingga ada kesadaran masyarakat, bahwa virus corona (covid -19) patut diwaspadai dengan physical distancing.

Selain Kue dan Makanan Ringan, Inilah 5 Alternatif Parsel untuk Lebaran

Tim Olah TKP Kini Dilengkapi Alat Pelindung Diri

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 Disediakan Layanan Psikologi Sejiwa

"Yang kedapatan ingin mudik, untuk sementara sanksi yang ditetap dilakukan dengan humanis. Yakni meminta putar balik kendaraan pribadi dan angkutan umum ke rumahnya masing-masing," pungkasnya. (*)

Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved