Sebagai Bentuk Ekonomi Gotong Royong, Budiawan Banting Setir Jual Daging Babi Peternak Secara Online

Dimana, ia membeli ternak babi para petani, lalu dagingnya dipotong dan dijual melalui media sosial.

Istimewa
Seorang pria tengah memotong daging babi sebelum dijual pada masyarakat melalui medsos. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Pandemi covid-19 secara tidak langsung telah melahirkan bentuk gotong royong baru di Bali, yakni gotong royong secara ekonomi.

Hal ini dipraktikkan oleh Gusti Made Budiawan asal Desa Keramas, Blahbatuh, Gianyar.

Dimana, ia membeli ternak babi para petani, lalu dagingnya dipotong dan dijual melalui media sosial.

Hal ini juga turut membantu ekonominya yang carut-marut akibat pandemi.

Hingga Hari Ke-14 Operasi Ketupat Agung di Badung, 872 Penumpang Diminta Putar Balik Agar Tak Mudik

Pasca Bebas Usai Dapat Asimilasi, Mantan Napi Narkotika Ini Kreatif Membuat Kerajinan dari Koran

Perempuan dan Anak Terdampak Covid-19 Disediakan Layanan Psikologi Sejiwa

I Gusti Made Budiawan, Jumat (8/5/2020) menceritakan, sebelum pandemi covid-19, ia memiliki pekerjaan sebagai sopir freelance, yang memanfaatkan kunjungan wisatawan di Bali.

Namun, sejak pariwisata mati, ia pun kehilangan pekerjaan.

Namun di sisi lain ia menyadari, kesulitan ekonomi juga dialami sebagain besar masyarakat, termasuk para peternak babi.

Ketika mendapatkan informasi sejumlah peternak saat ini dalam kondisi terpuruk.

Mereka kesulitan melanjutkan ternaknya karena kewalahan biaya pakan, di sisi lain mereka juga kesulitan menjual babinya.

Melihat kondisi tersebut, Gusti Budiawan pun memilih banting setir berjualan babi di media sosial.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved