Tukang Suun Sembuh, Giliran Suami dan Dua Kerabatnya Terpapar Covid

Dengan temuan positif ini, maka Satgas Penanggulangan Covid Bangli kembali melakukan tracing terhadap 23 kontak erat tukang suun.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Humas Satgas Penaggulangan Covid-19 Bangli I Wayan Dirgayusa 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Enam hari berselang sejak tukang suun (wanita buruh angkut di pasar) asal Banjar Umanyar, Desa Tamanbali, Bangli dinyatakan sembuh dan dipulangkan, kini giliran sang suami yang terpapar virus Corona.

Beberapa kerabat tukang suun bahkan disebut-sebut juga terpapar dan lebih dulu menjalani karantina di provinsi.

Humas Gugus Satgas Penanggulangan Covid- 19 Bangli, I Wayan Dirgayusa membenarkan ihwal suami tukang suun yang kini ganti terpapar Covid- 19.

Hal ini diketahui berdasarkan hasil rapid test ketiga, terhadap 23 orang kontak erat dari tukang suun dan anaknya.

“Pada rapid test pertama dan kedua hasilnya negatif, sedangkan pada rapid test ketiga pada Sabtu (9/5/2020) kemarin diketahui hasilnya reaktif positif. Saat itu juga langsung dilakukan pengambilan sample swab, dan pada hari Minggu (10/5/2020) diketahui hasilnya positif. Yang bersangkutan kini sudah dirujuk ke Balai Diklat BPK Provinsi Bali di Pering, Gianyar,” jelas Dirgayusa, Minggu (10/5/2020).

Tak hanya sang suami, dua kerabat dari tukang suun pun diketahui terpapar Covid- 19.

Dengan temuan positif ini, maka Satgas Penanggulangan Covid Bangli kembali melakukan tracing terhadap 23 kontak erat tukang suun, sembari mencari perkembangannya.

“Untuk dua kerabat ini baru diketahui reaktif positif pada rapid test kedua, dan hasil swabnya diketahui positif pada Sabtu (9/10/2020). Selanjutnya yang bersangkutan juga dirujuk ke Pering, Gianyar,” ucapnya.

Dirgayusa menyebut, dalam dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, tercatat penambahan kasus positif Covid- 19 di Bangli delapan orang.

Empat di antaranya merupakan warga lokal, empat lainnya merupakan PMI. Dengan demikian, total kasus positif di Bangli mencapai 70 orang.

Dimana 30 masih menjalani perawatan dan 40 lainnya telah dinyatakan sembuh.

“Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Bangli, empat kasus positif warga lokal dalam dua hari terakhir tiga di antaranya tecatat dari Banjar Umanyar, Desa Tamanbali dan sisanya dari Desa Abuan, Susut,” ungkapnya.

Sementara empat PMI yang positif, menurut Dirgayusa, diketahui dari program tracing PMI yang pulang sebelum tanggal 15 April.

Empat PMI tersebut berasal dari Banjar Sala, Abuan Susut; Desa Songan Kintamani; Banjar Jelekungkang, Desa Tamanbali, Bangli; dan Desa Batur, Kintamani.

“Program ini masih terus berjalan mencari 909 PMI yang tercatat pulang sebelum tanggal 15 April. Hingga kini 718 PMI tercatat telah melakukan rapid test dimana 84 orang di antaranya diketahui reaktif positif, dan 34 PMI dinyatakan positif tes swab serta telah dikarantina di provinsi,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Bambang Wiyono
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved