Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bulan Ramadan

Kultum Ramadhan oleh Ustaz Fery Indarto, Tema: Syarat agar Ibadahmu Diterima

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan, semua kaum muslimin berlomba-lomba meraih kebaikan dan kemenangan.

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Dokumentasi Masjid Baitul Makmur
Ustaz Fery Indarto saat mengisi kultum subuh di Masjid Baitul Makmur, Minggu (10/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, M. Firdian Sani

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan ampunan, semua kaum muslimin berlomba-lomba meraih kebaikan dan kemenangan.

Kaum muslimin tentunya berharap jika amalan atau ibadah yang dilakukan utamanya di bulan suci Ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT.

Tidak semua amal baik bisa diterima Allah SWT jika kita melakukannya dengan tanpa menyertakan niat yang baik.

Ustaz Fery Indarto menyampaikan ada beberapa hal atau syarat agar ibadah kita diterima di sisi Allah SWT.

"Syarat utama ibadah diterima oleh Allah SWT adalah jika dia lakukan atas dasar iman kepada Allah SWT maka dia akan mendapat balasan kebaikan dari Allah dan bahkan balasan yang lebih baik dalam kehidupan dalam akhirat nanti," katanya dalam kultum subuh di Masjid Baitul Makmur Denpasar, Minggu (10/5/2020).

Belum Setor Laporan di Tengah Pandemi Covid-19, Kemenkeu Tunda Penyaluran DAU ke 353 Daerah

Warga di Bawah 45 Tahun Boleh Beraktivitas, Ini Alasan Pemerintah

I Made Keenan Prananda Wijaya, Nama Buah Hati Andhika Wijaya

Amalan atau perbuatan baik yang dilakukan haruslah ikhlas dan diniatkan karena Allah SWT, niat merupakan gambaran sebagai dasar keimanan atau hal utama yang dimaksudkan.

Kemudian yang kedua adalah amal ibadah yang kita lakukan haruslah dengan mengikuti teladan Rasulullah SAW.

"Dan apa saja yang dicontohkan Rasulullah SAW kepadamu yang diberikan Rasul kepadamu, maka ambillah dan apa yang dilarang darimu maka hendaklah kalian meninggalkannya," ucapnya dengan membacakan firman Allah SWT.

Jika kita sudah melakukan ibadah atas dasar iman kepada Allah dan menaati teladan Rasulullah, maka ada satu syarat lagi untuk mempertebal keimanan kita.

Adalah mereka yang mampu menjaga amalan-amalan dengan selalu menyertakan kedua syarat itu, baik selama bulan puasa ataupun tidak berada dalam bulan suci Ramadhan.

Ini Kesaksian Taufik Hidayat dalam Sidang Eks Menpora Imam Nahrawi di Pengadilan Tipikor

Ditambah 5 Titik, 16 Pintu Masuk ke Kota Denpasar Dijaga Mulai 15 Mei 2020

Suara Dentuman Misterius di Jawa Tengah Juga Terdengar di Sragen dan Solo

"Kemudian yang ke tiga kita mampu menjaga amalan-amalan kebaikan yang selanjutnya mendapatkan balasana dari Allah pahala yang kita akan dapatkan di alam akhirat nanti. Oleh karena itu menjaga agar mendapat balasan yang kita peroleh merupakan hal yang sangat penting," jelasnya.

Ustaz Fery memberikan contoh kecil mengenai salah satu ilustrasi amalan yang benar agar diterima di sisi Allah SWT.

Contoh diambil dari suri tauladan Nabi Muhammad SAW yang gemar bersedekah.

"Contohnya tatkala kita melakukan ibadah sedekah maka kita menjaganya jangan sampai kita menyebut-nyebutnya atau menyakiti perasaan penerimanya," ujarnya.

Meningkat Sejak Pandemi, Jumlah Ibu Hamil yang Meninggal Januari-Mei 2020 Sebanyak 30 Orang

Terkait Alat Rapid Tes Vivadiag, Suarjaya : Intinya Tidak Ada Alat yang Rusak

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved