Corona di Bali
Perkuat Layanan Penanganan Covid-19, Dinkes Badung Tambah Satu Unit Mobil Ambulans
Dengan penambahan satu unit mobil ambulans tersebut Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Badung kini memiliki tiga unit ambulans yang siap
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung kini mulai menambah satu mobil ambulans untuk penanganan covid-19 di Kabupaten Badung.
Penambahan mobil ambulance itu berasal dari kecamatan Petang yang merupakan daerah utara di Gumi Keris.
Dengan penambahan satu unit mobil ambulans tersebut Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Badung kini memiliki tiga unit ambulans yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Badung dr I Nyoman Gunarta saat dikonfirmasi mengatakan penambahan satu unit mobil ambulans itu digunakan untuk melancarkan kinerja Satgas Penanggulangan Covid-19 saat menangani orang yang diduga terpapar covid-19.
• PKM Segera Diterapkan, Rai Mantra Minta Masyarakat Denpasar Atur Waktu Berbelanja ke Pasar
• Terimbas Pandemi COVID-19, Harga dan Produksi Minyak Goreng Tandusan di Klungkung Anjlok
• Pendaftaran Pekerja Formal Penerima Bansos Bakal Ditutup, Disperinaker Badung Lanjut Verifikasi Data
Pihaknya juga mengatakan untuk mobil ambulans di Puskesmas juga siap digunakan untuk cadangan, jika dibutuhkan.
“Iya, memang kita lakukan penambahan dan digunakan untuk cadangan. Sementara itu yang dua unit mobil ambulans sebelumnya memang total kita pakai untuk mengangkut masyarakat yang membutuhkan layanan Covid-19,” kata, Rabu (13/5/2020)
Dengan tambahan satu unit mobil ambulan lagi, kata Gunarta kini totalnya ada tiga unit ambulans siaga Covid-19 yang bisa dihubungi oleh masyarakat setiap saat.
Bahkan saat masyarakat membutuhkan ambulans covid-19, masyarakat diimbau untu menghubungi langsung melalui call center Badung.
“Jadi, masyarakat yang membutuhkan bantuan penanganan dapat menghubungi Call Center Badung 1500096 atau Emergency Call 112,” ungkap dr Gunarta.
Lebih lanjut dikatakan, penambahan satu unit mobil ambulans ini dilakukan selain untuk memberikan pelayanan secara maksimal.
Terlebih Dinas Kesehatan tengah menggeber rapid test.
“Kita terus melakukan rapid test, jadi penambahan sebagai langkah antisipasi. Bila satu unit sedang melaksanakan tugas, masih ada ambulans Covid-19 yang tetap siaga,” tegas mantan Dirut RSD Mangusada ini.
Untuk tenaga medis, ungkap birokrat asal Desa Sibang Gede, Kecamatan Abiansemal ini berasal dari Dinas Kesehatan dan RSD Mangusada.
Masing-masing tenaga medis di mobil ambulans tersebut sudah dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Sehingga sudah dipastikan ambulans aman untuk dikendarai.
• WIKI BALI - Mengenal Politeknik Negeri Bali: Sejarah Singkat, Program Studi Hingga Fasilitas
• Tokopedia Tersandung Masalah, Begini Profil Bos Tokopedia William Tanuwijaya, Awalnya Penjaga Warnet
• Beredar Surat Keterangan Sehat Palsu di Gilimanuk, Ini Kata Kepala UPTD Puskesmas II Denpasar Barat
“Jadi setelah mengangkut pasien, kan bisa di sterilisasi. Jadi sudah dipastikan aman. Medis juga yang mengendarai lengkap dengan APD,” bebernya
Birokrat asal Desa Sibang Gede Badung itu juga mengatakan mobil ambulans beserta tenaga medisnya selalu siap 24 jam di Comand Center Puspem Badung. Begitu dibutuhkan, bisa langsung bergerak.
“Jadi jika ada Satgas Gotong royong yang membutuhkan atau memberi informasi harus bergerak, iya langsung bergerak,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mobil-ambulance-covid-19-kabupaten-badung-yang-parkir-di-diskominfo-badung.jpg)