Corona di Bali
80 Mahasiswa dan Pekerja Lamaholot Bali Dapat Bantuan Sembako dari Clerry Cleffy Institute
80 orang ini mendapatkan bantuan paket sembako dikarenakan turut terdampak dari pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak 80 orang mahasiswa dan pekerja Keluarga Lamaholot Bali mendapatkan bantuan paket sembako dari Clerry Cleffy Institute (CCI).
80 orang ini mendapatkan bantuan paket sembako dikarenakan turut terdampak dari pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Sembako yang dibagikan masing-masing berisi beras, mie instan, minyak goreng dan telur.
Koordinator Wilayah Bali Clerry Cleffy Institute, Cisca Santoso menceritakan, beberapa hari lalu pihaknya dihubungi oleh Rahman Sabon Nama dari Keluarga Lamaholot Bali untuk meminta bantuan di tengah pandemi Covid-19.
• Terjatuh Saat Perbaiki Sumur di Jembrana, Tim SAR Berhasil Evakuasi Korban dalam Keadaan Meninggal
• Pedagang Bermobil Dilarang Saat Penerapan PKM Kota Denpasar, Anggota Dewan Bandingkan dengan Ini
• Informasi di Medsos Tak Sepenuhnya Benar, Ketua Komisi II DPRD Denpasar Sebut PKM Tak Seseram PSBB
Dari usulan bantuan itu, Cisca melaporkannya kepada pendiri sekaligus Direktur Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini.
Hasilnya, permohonan bantuan sebanyak 80 paket sembako itu langsung disetujui keesokan harinya.
"Besok siangnya langsung disetujui dan Ibu Dini langsung kasi 80 orang langsung," kata Cisca disela-sela pembagian sembakonya di Mess Mahasiswa ITB Stikom Bali, Kamis (14/5/2020).
Pemberian bantuan Covid-19 dari Clerry Cleffy Institute ini baru pertama kali dilakukan di Bali.
Namun untuk daerah lain seperti di Jakarta dan Maluku sudah banyak dilakukan.
Gerakan sosial Clerry Cleffy Institute untuk Covid-19 pertama kali diawali di Maluku dengan pembagian sembako dengan nilai Rp 10 juta.
Aksi sosial itu kemudian berlanjut dengan pemberian bantuan sembako di Sorong Rp 40 juta dan belasan juta ke panti asuhan.
Tak hanya itu, Clerry Cleffy Institute juga memberikan bantuan kepada jurnalis terdampak Covid-19 di Palu.
Sebenarnya, Clerry Cleffy Institute berfokus untuk membantu masyarakat di Maluku, khususnya untuk perempuan dan anak; disabilitas hingga kelompok marginal.
• Ketut S Tinggalkan Enam Lembar Surat Pesan Terakhir Sebelum Bunuh Diri
• Diduga Berasal dari Dupa Menyala, Sinarta Terkejut Melihat Api Berkobar di Lantai Dua Rumahnya
• Kepulangannya ke Indonesia Tertunda, Pemain Bali United Nouri Masih Latihan Rutin di Swedia
Namun di tengah pandemi Covid-19, Clerry Cleffy Institute juga turut tergerak untuk membantu masyarakat lain yang membutuhkan.