Kebakaran Rumah di Badung

Diduga Berasal dari Dupa Menyala, Sinarta Terkejut Melihat Api Berkobar di Lantai Dua Rumahnya

Api tersebut diduga muncul dari dupa yang sebelumnya dirumah tersebut melakukan persembahyangan atau mebanten.

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api rumah milik Gd. Giri Sinarta yang terbakar, Kamis (14/5/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebuah rumah di kawasan Banjar Perang, Desa Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung hangus terbakar Kamis (14/5/2020) sore.

Rumah berlantai dua milik Gd Giri Sinarta itu hangus hingga ke lantai dua.

Menurut informasi yang didapat Gd. Giri Sinarta terkejut saat melihat api mendadak besar dari dalam rumahnya.

 Api tersebut diduga muncul dari dupa yang sebelumnya dirumah tersebut melakukan persembahyangan atau mebanten.

Masyarakat Tak Pakai Masker Saat Kunjungi Kantor Pelayanan Publik, Pemprov Bali Tolak Beri Layanan

Puluhan Warga Desa Julah dan Bondalem Buleleng Jalani Tes Swab Massal

Hari Ini Ada Penambahan Kasus Covid-19 Lima Orang di Bali, Pasien Sembuh Bertambah 4 Orang

Tak hanya dirinya, warga setempat juga kaget lantaran api berkobar begitu tinggi, dan melalap rumah berdisaint minimalis tersebut.

Saat api berkobar, warga pun ikut membantu dalam pemadamannya dengan membawa ember dan menyiram-nyiram kobaran api tersebut.

Kepala dinas Kebakaran Kabupaten Badung, I Wayan Wirya mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 wita.

Mendapat Informasi kebakaran tersebut  Damkar Badung pun langsung bergerak menuju lokasi.

"Kami turunkan personil di Mengwi, bahkan personil tiba sekitar 10 menit atau pada pukul 16.40 wita," ujarnya

Pada proses pemadaman, pihaknya mengaku personil damkar dibantu dengan warga setempat.

Bahkan pemadamannya pun berlangsung hingga satu jam lebih.

"Kami dibantu warga setempat. Saat menarik selang dan ikut memadamkan api yang berkobar sangat tinggi pada lantai dua," akunya.

Bangunan rumah lantai dua dengan luas 14 x 7 meter itu pun tak bisa diselamatkan seutuhnya.

Namun syukur tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu.

"Dari hasil pemeriksaan munculnya api diperkirakan dari adanya dupa yang masih menyala," bebernya.

Camat Kuta Sebut Warga Tanyakan Karantina PMI Luar Badung,Ketua DPRD: Ini Bagian Tanah Air Indonesia

Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tabanan Bertambah Satu Orang

Minta Penyaluran Bantuan Terkait Dampak Covid-19 Merata, Warga Kaliuntu Datangi Kantor Kelurahan

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved