Selundupkan Empat Kilogram Sabu, Man Chun Kwok Pasrah Diganjar 18 Tahun Penjara

Diterimanya putusan itu disampaikan terdakwa melalui tim penasihat hukum yang bersidang di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kamis (14/5/2020).

Gambar oleh jorono dari Pixabay
Foto ilustrasi narkoba 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dari balik layar monitor, Man Chun Kwok (19) didampingi penerjemahnya hanya bisa pasrah menerima putusan 18 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim.

Diterimanya putusan itu disampaikan terdakwa melalui tim penasihat hukum yang bersidang di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Kamis (14/5/2020).

Terdakwa asal Hong Kong divonis bersalah menyelundupkan narkotik golongan I jenis sabu sebanyak empat Kilogram (Kg) dari Kamboja ke Bali, dengan modus dikemas kado.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Wira mewakili Jaksa Ida Ayu Ketut Sulasmi belum bersikap, apakah menerima atau banding.

Sebelum Rapat Paripurna, Anggota dan Pokli DPRD Bali Jalani Rapid Test  

PBNU Imbau Umat Islam Shalat Idul Fitri di Rumah, Juga Tidak Mudik dan Silaturahmi Secara Online

Berangkat dari Negaranya Membawa Ganja, WNA Asal Swiss Minta Banding Saat Dijatuhi 6,5 Tahun Penjara

 "Kami pikir-pikir," ucapnya di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar kepada majelis hakim pimpinan Angeliky Handajani Day.

Sebelumnya jaksa menuntut Chun Kwok dengan pidana penjara selama 20 tahun, dan denda Rp 2 miliar subsidair pidana penjara selama satu tahun.

Sementara dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli narkotik golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

 Terdakwa pun dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Man Chun Kwok dengan pidana penjara selama 18 tahun, dikurangi selama berada dalam tahanan sementara, dan pidana denda Rp 2 miliar subsidair pidana penjara selama enam bulan," tegas Hakim Ketua Angeliky.

Diungkap dalam surat dakwaan jaksa, aksi penyelundupan terdakwa berhasil digagalkan oleh petugas Bea dan Cukai pada Kamis, 12 Desember 2019 sekitar pukul 22.30 Wita bertempat di terminal kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved