Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Corona di Bali

Update Covid-19 & PKM Denpasar: 99 Orang Pasien Positif Masih Dirawat di Bali

Jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 99 orang dan dirawat di 8 rumah sakit dan dikarantina di Bali.

Tayang:
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Rizal Fanany
Petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara yang memasuki zona Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Pos Induk Umanyar, Ubung, Denpasar, Bali, Jumat (15/5/2020). 

TRIBUN-BALI.COM - Jumlah pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh di Bali kembali bertambah.

Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per Sabtu (16/5/2020) kemarin mengumumkan sudah ada sebanyak 243 orang yang sembuh dari Covid-19 di Bali.

Itu berarti ada penambahan sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan 9 orang Non PMI.

Namun demikian, Gugus Tugas juga mencatat masih ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3 orang.

Hingga Sabtu (16/5/2020) kemarin, secara kumulatif sudah ada sebanyak 346 orang yang terjangkit Covid-19 di Bali.

Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal tidak ada penambahan, yakni tetap sejumlah 4 orang.

Dengan demikian, jumlah pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 99 orang dan dirawat di 8 rumah sakit dan dikarantina (Bapelkesmas, UPT RS Nyitdah dan BPK Pering) di Bali.

"Jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, untuk transmisi lokal sejumlah 135 Orang. Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19, seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/5/2020).

Berdasarkan data yang diakses melalui https://pendataan.baliprov.go.id/, terlihat bahwa Kabupaten Bangli masih menjadi wilayah dengan sebaran kasus positif Covid-19 terbanyak di Bali, yakni 81 kasus.

Untuk urutan kedua dan ketiga dengan sebaran kasus positif terbanyak di Bali ditempati oleh Denpasar (65 kasus) dan Buleleng (61 kasus).

Kemudian disusul oleh Kabupaten Karangasem (29 kasus), Badung (24 kasus), Klungkung (19 kasus), Tabanan 14 kasus), dan Jembrana (12 kasus).

"Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kami minta semua elemen masyarakat membantu dan bekerjasama dengan petugas survailans Dinas Kesehatan dalam melaksanakan tracing contact untuk menemukan siapapun yg pernah kontak dekat dengan orang yang positif Covid-19 sehingga kita bisa menangani lebih awal orang-orang yang berisiko terinfeksi Covid-19 guna mencegah penyebaran berikutnya kepada orang lain," imbuh Dewa Made Indra.

Pemprov Bali juga merespons adanya kebijakan pelonggaran penggunaan transportasi umum yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 6 Mei 2020 secara berangsur meningkatkan mobilitas perpindahan orang melalui jalur darat, udara dan laut.

Pemprov Bali merespons dengan pola pengetatan screening terhadap tiap orang yang masuk melewati pintu-pintu masuk Bali khususnya Bandara Ngurah Rai dan Pelabuhan Benoa dengan mewajibkan Swab test.

Menurut Dewa Made Indra, upaya ekstra pengetatan penjagaan di pintu masuk ini dilakukan untuk mencegah masuknya carrier dari daerah zona merah Covid-19 masuk ke Bali.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved