Perpustakaan Digital di Badung Sepi Peminat, Dua Bulan Baru Diakses 32 Orang
Penutupan layanan perpustakaan tersebut karena dampak dari adanya pademi covid-19 yang melanda gumi keris.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Perpustakaan Sastra Mangutama yang terletak dikawasan Puspem Badung sudah tutup dari dua bulan yang lalu.
Penutupan layanan perpustakaan tersebut karena dampak dari adanya pandemi covid-19 yang melanda gumi keris.
Meski demikian, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung tetap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi perpustakaan untuk mencari ilmu.
Hanya saja kini pengunjung disarankan untuk mengakses perpustakaan secara online yang diberi nama Pustaka Gita.
• Gerakan Cuci Tangan Berhadiah, Salah Satu Cara Guna Mengajak Masyarakat Hidup Bersih & Sehat
• Solidaritas di Tengah Pandemi Covid-19 Terus Mengalir, Pemprov Bali Terima Sumbangan dari 2 Entitas
• Korban PHK Dapat Rp 700 Ribu per Bulan Selain Insentif Kartu Pra Kerja, Ini Syaratnya
Sayangnya perpustakaan digital yang diterapkan sepi peminat, pasalnya dalam dua bulan terakhir yang mengakses baru 32 orang
Kadis Kearsiapan dan Perpustakaan Badung, Ni Wayan Kristiani saat dikonfirmasi tak menampik hal tersebut, pihaknya mengakui dengan adanya vademi covid-19, perpustakaan Satra Mangutama tutup
“Iya perpustakaan yang lokasinya di puspem Badung sementara kami tutup. Penutupan ini pun sudah kita lakukan dari Maret 2020 lalu,” ujar, Kristiani Selasa (19/5/2020).
Pihaknya mengatakan semenjak merabaknya isu virus corona tersebut, para pengunjung di perpustakaan sudah mengalami penurunan yang signifikan.
Bahkan dirinya mencatat tak sampai belasan orang yang datang mengunjungi perpustakaan.
“Kami akui itu, biasnya dipenuhi oleh siswa. Namun kini kita sadari siswa pun belajar di rumah,” katanya.
Lanjut dijelaskan jika pada hari biasa atau sebelum adanya pademi covid-19, kunjungan ke perpustakaan cukup tinggi yakni mencapai 200 orang lebih per harinya.
Hal itu pun justru berbanding terbalik dengan perpustakaan digital yang diterapkan.
Pasalnya dari bulan januari hingga bulan April 2020 kemarin baru 119 orang yang mengaksesnya.
• WIKI BALI - 2 Program Studi Jurusan Akuntansi yang Terakreditasi A di Politeknik Negeri Bali
• Hari Ini, THR Seluruh PNS di Pemkab Bangli Cair
• WIKI BALI - Berkenalan dengan Jurusan Akuntansi di Politeknik Negeri Bali
“Setelah merebaknya virus corona sudah mulai mengalami penurunan. Kalau dalam situasi normal kunjungan cukup tinggi mencapai 200 orang lebih per harinya, tapi sejak Covid-19 dibawah seratus orang perharinya,” jelasnya.
Sesuai catatan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Badung, masyarakat yang mengakses website Pustaka Gita sejak Januari hingga April 2020 mencapai 119 orang dengan rincinan, yakni Januari 55 orang, Februari 112 orang, Maret tidak ada dan April 32 orang.