Corona di Bali

Disperindag Kota Denpasar Sosialisasikan PKM ke-20 Pasar Rakyat di Kota Denpasar

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar melakukan sosialisasi Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Protokol Kesehatan Berniaga

Disperindag Kota Denpasar
Sosialisasi PKM di pasar rakyat di Denpasar 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar melakukan sosialisasi Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) Protokol Kesehatan Berniaga bagi para pelaku usaha.

Pada Kamis (21/5/2020), sosialisasi PKM Protokol Kesehatan Berniaga dilakukan dengan menyasar 20 Pasar Rakyat di Kota Denpasar.

Kadis Perindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, pasar rakyat juga menjadi sasarannya untuk diberikan sosialisasi tentang PKM Protokol Kesehatan Berniaga.

Hal ini karena pasar selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok sehari-hari.  

Ia menambahkan, sosialisasi serentak di Pasar Rakyat dilakukan di 20 Pasar Rakyat di Kota Denpasar di antaranya Pasar Agung, Pasar Sudha Mertha, Pasar Sari Merta, Pasar Kerta Waringin Sari, Pasar Poh Gading, Pasar Desa Adat Ubung, Pasar Desa Penatih, Pasar Sindhu, Pasar Intaran, Pasar Tamba, Pasar Desa Pedungan, Pasar Sari Pedungan, Pasar Tradisional Modern Kesiman, Pasar Yadnya, Pasar Ketapian, Pasar Renon I, Pasar Renon II, Pasar Tegal Harum, Pasar Padang Sambian, Pasar Anyar Sari, Pasar Kumbasari, Pasar Cokroaminoto, Pasar Gunung Agung Utara, Pasar Gunung Sari, Pasar Sangging Sari dan Pasar Kreneng.

Denpasar Tambah Satu Kasus Positif Covid-19, Kasus Transmisi Lokal Terjadi 3 Hari Berturut-turut

BMKG Sebut Hujan Berpotensi Masih Akan Terjadi di Bali Hingga Seminggu Kedepan

Dari 314 Warga Werdi Buana Badung yang Ikut Rapid Test, 12 Orang Hasilnya Reaktif

“Untuk sosialisasi selanjutnya akan menyasar pasar rakyat lainnya dan akan terus berlanjut,” katanya.

Menurutnya dalam sosialisasi, pihaknya memberikan imbauan yang sama kepada para pelaku usaha maupun pedagang yakni para pelaku usaha untuk mengatur jarak aman bagi konsumen agar tidak terjadi antrean dengan rentang jarak minimal 1,5 meter. 

Pedagang pasar rakyat wajib memakai masker, alat pelindung wajah/face shield, sarung tangan karet/hand scoon dan menjaga barang-barang yang diperjualbelikan tetap higienis.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved