Corona di Bali
Tahap Awal New Normal, Pemkab Klungkung Akan Evaluasi Jam Buka Pasar
Segala persiapan telah dilakukan Pemkab Klungkung menjelang penerapan new normal, yang wacananya mulai diterapkan, Senin (1/6/2020) mendatang.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Segala persiapan telah dilakukan Pemkab Klungkung menjelang penerapan new normal, yang wacananya mulai diterapkan, Senin (1/6/2020) mendatang.
Sebagai tahap awal, Klungkung akan mengevaluasi jam buka pasar dan mengaktifkan kembali mode transportasi.
"Semua kami lakukan secara bertahap, sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat dan Provinsi Bali," ujar I Nyoman Suwirta, Kamis (28/5/2020).
Pada tahap awal, rencananya dirinya akan mengevaluasi jam buka pasar.
Sepanjang masa tanggap darurat COVID-19, Pemkab Klungkung menerapkan jam buka pasar rakyat dari jam 07.00 sampai pukul 15.00 Wita.
• Bank Indonesia: Tertahannya Kunjungan Wisman Sebabkan Kontraksi Ekonomi Bali
• Terbukti Lakukan Jual Beli Sabu di Bali, Machmud Diganjar 13 Tahun Penjara
• PLN Siapkan Tiga Fase Jalankan Prosedur Kerja New Normal
Sementara untuk toko, warung makan, dan lainnya dibatasi tutup sampai pukul 20.00 Wita.
"Jam buka pasar akan kita evaluasi, mungkin kembali diperbolehkan buka lebih awal. Sehingga roda perekonomian berangsur bisa kembali normal," ungkap Suwirta.
Hal lain yang akan diaktifkan kembali adalah mode transportasi seperti boat cepat ke Nusa Penida, serta angkutan siswa gratis.
Terkait rencana ini, I Nyoman Suwirta menyambangi Kantor Dinas Perhubungan Klungkung, Kamis (28/5/2020).
Ketika itu Suwirta berkoordinasi dengan Kadis Perhubungan I Nyoman Sucitra untuk mempersiapkan situasi new normal di bidang transportasi.
• MUI Bakal Kaji Kemungkinan Shalat Jumat Bergelombang Persiapan Wacana Relaksasi Tempat Ibadah
• Berhasil Gasak Rp 600 Juta, Tiga Pembobol ATM di By Pass Darma Giri Gianyar Ditangkap Polda Bali
• Lama Mangkrak, Eks Kantor Camat Mengwi Bakal Dirombak Jadi Kantor Desa
"Speed boat yang mengantar penumpang ke Nusa Penida mungkin nanti mulai beroperasi. Juga angkutan siswa gratis. Hanya saja harus tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19," jelas Suwirta.
Angkutan siswa gratis akan mulai diaktifkan, apabila siswa sudah diperbolehkan untuk ke sekolah.
Syaratnya setiap angkutan siswa hanya mengangkuti muatan maskimal 50 persen dan semua standar protokol kesehatan harus sudah disiapkan.
Pihaknya meminta Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan berkoordinasi terkait hal ini.
Sehingga saat siswa sudah mulai bersekolah, pemkab tidak kelabakan menyiapkan program angkutan gratis.
"Semua ini akan kita finalkan segera mungkin," ujar Bupati Suwirta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-klungkung-i-nyoman-suwirta-saat-berkoordinasi-dengan-dinas-perhubungan.jpg)