Kodam IX/Udayana Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang Dipimpin Presiden Jokowi

Jajaran pejabat TNI Kodam IX/Udayana mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo melalui video conference

Dok. Pendam IX/Udayana
Vidcon Upacara Harlah Pancasila 1 Juni 2020 dari Ruang Airlangga Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Senin (1/6/2020). 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jajaran pejabat TNI Kodam IX/Udayana mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo melalui video conference (Vidcon).

Vidcon jarak jauh dilakukan dari Ruang Airlangga Kodam IX/Udayana, Denpasar, Bali dengan upacara yang berlangsung di Istana Presiden Bogor, Jawa Barat, pada 1 Juni 2020.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menyampaikan tema Upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila Tahun 2020 yaitu “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Ia menyampaikan, amanat Presiden RI bahwa upacara yang dilaksanakan di tengah Pandemi Covid-19 adalah menguji daya juang sebagai bangsa, menguji pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, ketenangan dan mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat dalam menghadapi semua ujian tersebut.

UPDATE COVID-19: 143 Orang Masih dalam Perawatan di Bali - 7.637 Orang Telah Sembuh di Indonesia

Katalog Promo Indomaret 1 - 15 Juni 2020, Hari Terakhir Promo JSM, Ada Promo Beli 2 Gratis 1

Siswa SMP Ini Pasrah Karena Tugas dari Guru Tak Masuk Akal: Chat Donald Trump hingga Bos Facebook

"Kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi semua tantangan yang kita hadapi. Nilai-nilai luhur Pancasila harus kita hadirkan secara nyata dalam kehidupan kita, nilai yang hidup terus bergelora dalam semangat Rakyat Indonesia," terang Pangdam menyampaikan amanat Presiden RI dalam keterangan pers yang diterima Tribun Bali

Segenap elemen bangsa dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote diajam untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan saling membantu, saling menolong dan bergotong royong serta selalu optimis bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pemenang.

"Dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang, kekurangan dan kelemahan tidak menghalangi untuk terus maju, kita perbaiki dan kita jadikan momentum perubahan untuk memicu lompatan kemajuan agar kita menjadi bangsa yang kuat dan mandiri yang berdiri di atas kaki sendiri," tegasnya.

Update Donasi Tribuners Peduli untuk Dampak Covid-19, Masih Dibuka Hingga 10 Juni

Soal & Jawaban TVRI, Apa Kegiatan Manusia yang Berdampak Positif Dan Negatif Terhadap Kelestarian?

Program Belajar dari Rumah Masuki Pekan Kedelapan, Ini Jadwal dan Link Streaming TVRI 2 Juni 2020

Lanjut Pangdam, tantangan yang dihadapi bangsa ini tidaklah mudah tahun ini, situasi saat ini memerlukan daya juang bangsa dan negara yang memerlukan kerja keras agar mampu melewati masa sulit.

"Kita tidak sendirian 215 negara di dunia yang berada dalam kondisi seperti kita, tapi kita juga harus menyadari semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya," bebernya.

Sebagai bangsa yang besar, kata Pangdam, bangsa Indonwsia harus tampil sebagai pemenang, harus optimis dan mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan.

"Kita harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karya nyata, kita tidak boleh berhenti berkreasi, berinovasi dan berprestasi di dalam Pandemi Covid ini. Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa kita," tutur dia.

Ini Penyesalan & Pengakuan Pria Bertato Indonesia yang Turut Dalam Aksi Demo Berujung Rusuh di AS

Banyak Akal Banyak Rejeki Bagi yang Lahir Selasa Wage Ugu

Sebagai saudara sebangsa dan setanah air hendaknya saling memperkokoh persatuan, peduli dan berbagi untuk sesama, serta menunjukkan bangsa yang kuat, bukan hanya mampu menghadapi tantangan tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah pelepasan kemajuan.

Di samping itu, Pangdam menambahkan terkait kesiapan Kodam IX/Udayana dalam menyongsong pemberlakuan new normal.

"New normal mengacu pada skenario yang diterapkan oleh pemerintah daerah dan di dalamnya ada peran TNI dalam bidang pengamanan wilayah dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19," ujarnya. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved