Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ciri-ciri Munculnya Kanker Perut yang Patut Diwaspadai, Segera Periksa ke Dokter

Gejala kanker perut jarang terlihat, kecuali menyebar ke seluruh perut dan berlanjut ke organ lain.

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ilustrasi-Organ dalam saat sakit perut 

TRIBUN-BALI.COM - Kanker perut, atau biasa disebut kanker lambung adalah penumpukan sel-sel abnormal yang membentuk massa pada bagian perut.

Gejala kanker perut jarang terlihat, kecuali menyebar ke seluruh perut dan berlanjut ke organ lain.

Tingkat kelangsungan hidup penderita kanker lambung selama lima tahun adalah 90 persen.

Namun, prosentase itu akan berkurang jika mencapai tahap lanjut.

Menteri Pertahanan AS Tentang Kebijakan Trump Kerahkan Militer Hadapi Demo Kematian George Floyd

8 Panduan Salat Berjamaah di Masjid Saat New Normal

WHO Peringatkan Kemunculan Ebola Baru di Afrika, Covid-19 Bukan Satu-satunya Ancaman

Kanker perut dikenal sebagai salah satu kanker paling menyakitkan.

Tetapi, rasa sakit bukan satu-satunya tanda peringatan dini kanker perut.

Sebagian besar penyakit ini bersifat sporadis atau disebabkan oleh mutasi DNA acak.

Salah satu gejala umum dari kanker perut adalah penyakit ini tidak memiliki gejala sama sekali.

Namun, umumnya penderita sering mengabaikan tanda-tanda yang muncul. Karena itu, sangat penting untuk mewaspadai tanda-tanda kanker perut, antara lain:

1. Perubahan pada tinja

Perubahan ukuran tinja, sering diare dan buang air tidak teratur sering diindikasikan sebagai kanker saluran pencernaan.

Jika disertai dengan rasa tidak nyaman terus-menerus di perut, maka itu dapat mengindikasikan kanker.

Ini adalah salah satu tanda peringatan dini kanker perut.

Adanya darah dalam tinja juga merupakan indikasi kanker perut, yang membutuhkan penanganan dokter segera.

 2. Nyeri konstan di perut

Momentum Hari Lahir Pancasila, Undiksha Distribusikan Bantuan APD ke Kodim 1609/Buleleng

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Kamis 4 Juni 2020: Akan Ada Penayangan Film Pendek di Malam Hari

Ramalan Zodiak Cinta 4 Juni 2020: Sagitariius Mengalami Masalah, Asmara Capricorn Menggembirakan

Nyeri konstan di perut dapat menunjukkan pertumbuhan massa kanker di suatu tempat di perut.

Rasa tidak nyaman yang konstan di perut tidak dapat diabaikan, karena menjadi salah satu gejala paling umum dari kanker perut.

3. Kehilangan nafsu makan

Meski kehilangan nafsu makan bisa menandakan berbagai penyakit ringan lain, tidak tertarik secara konstan terhadap makanan bisa merupakan gejala kanker perut.

Bisul juga dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan, yang mana itu juga merupakan faktor risiko kanker perut.

4. Penurunan berat badan tanpa sebab

Jika penurunan berat badan terjadi secara bertahap, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

 Namun, apabila ada penurunan berat badan secara tiba-tiba, jangan abaikan dan segera periksakan ke dokter, karena hal itu adalah tanda kanker perut sebagai akibat hilangnya nafsu makan

5. Heartburn

Heartburn atau rasa terbakar di dada hingga kerongkongan merupakan gangguan pencernaan dan masalah umum lainnya bisa menjadi tanda kanker perut.

Ini ditunjukkan sebagai tanda dan faktor risiko kanker perut.

6. Kembung, diare, dan sembelit

Tumor kanker yang tumbuh di perut dapat membuat kita merasa kembung atau mengacaukan gerakan usus.

Jangan abaikan jika kamu merasakan ini, segera konsultasi pada dokter bila kondisi ini terus berlanjut.

7. Kesulitan menelan

Dalam beberapa kasus, kanker lambung dapat meluas ke kerongkongan, menyebabkan disfagia, atau kesulitan menelan.

Kondisi ini dapat menyebabkan batuk atau tersedak saat makan atau minum, dan terkadang makanan akan muncul kembali setelah kita menelannya.

8. Kenyang terlalu cepat

Tanda peringatan kanker perut stadium akhir terjadi ketika otot-otot perut kita tidak bisa lagi mendorong makanan melalui usus.

Perut menjadi buncit dan menyebabkan kita kenyang dengan cepat.

Menurut para ahli kesehatan, sejumlah langkah dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker perut, seperti:

 - Membatasi jumlah alkohol dan penggunaan produk tembakau

 - Beralih ke pola makan nabati yang lebih bersih

- Hindari makanan yang diasap dan diasinkan

- Konsumsi biji-bijian, seperti roti gandum, sereal, pasta, dan nasi

- Pertahankan berat badan yang sehat. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved