Bayi Berusia 4 Bulan di Jembrana Batuk Dan Sesak Nafas Dinyatakan Reaktif Rapid Test, Swab Negatif
Karena reaktif, Arisantha menegaskan, pasien akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah. Dan swab pertama negatif.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Eviera Paramita Sandi
Sedangkan untuk jumlah PMI sendiri, sambungnya, total yang masih dalam masa karantina sebanyak 62 orang.
Jumlah keseluruhan PMI yang tiba di Jembrana sebanyak 440 orang PMI.
372 orang PMI dinyatakan negatif Covid-19, sedangkan 8 lainnya menjadi pasien dengan positif.
Sedangkan untuk jumlah swab test, terhadap PMI sebanyak 221.
Sebelumnya gugus tugas hanya memberlakukan rapid test.
Untuk delapan PMI positif, tujuh orang diketahui positif langsung dari hasil swab test.
Sedangkan satu PMI, awalnya ialah pasien dengan reaktif rapid.
"Satu pasien PMI itu akhirnya dirawat DI RSU Negara. Dan dari swab di RS Negara diketahui positif. Jadi total delapan orang. Yang terbaru dua orang," jelasnya.
Menurut Arisantha, untuk screening Covid-19 di Pelabuhan Gilimanuk, sejak (5/4/2020) lalu sudah menghabiskan sebanyak 19.968 alat rapid test.
Belasan ribu alat rapid test itu digunakan untuk pemantauan orang masuk Bali melalui pintu masuk wilayah Bali bagian Barat.
Rapid test diketahui menghabiskan belasan ribu itu terhitung hingga Rabu (3/6/2020) kemarin.
Belasan ribu rapid test itu ditujukan kepada sopir dan kenek, khususnya mereka yang membawa logistik dari Jawa menuju Bali, melalui Pos Pelabuhan Gilimanuk.
Dari belasan ribu itu, sebanyak 58 alat kepada peserta rapid tes menunjukkan hasil reaktif.
"Ada sopir atau kenek yang dikembalikan ke Jawa dan juga dikembalikan ke Kabupaten lain. Mereka ditangani masing-masing gugus tugas," ucapnya lagi.
Ia menyebut, untuk rapid test terbaru, yakni pada Rabu (3/6/2020) kemarin saja, pihaknya masih menghabiskan alat tes cukup tinggi, sebanyak 1.438 alat.
Dan seiring dari dibukanya pos tambahan, untuk pemeriksaan rapid test jumlah peserta terus bertambah.
"Untuk beberapa hari terakhir, tepatnya kemarin dan hari sebelumnya tidak ada yang reaktif," jelasnya. (*).