Corona di Bali

Baru 3 Desa di Klungkung yang Setor Data Penerima BLT Kabupaten, Per Bulan Akan Dapat Rp 600 Ribu

Hal ini dikarenakan masih sedikit desa yang menyetorkan data calon penerima, sehingga usulan itu belum dapat diproses.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Plt Kepala Dinas Sosial, Pemerdayaaan Perempuan dan Pelindungan Anak Klungkung I Wayan Sumarta didampingi Kabid Rahabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial di Dinas Sosial Klungkung, Wilem Supriono saat ditemui di ruangannya, Selasa (9/6). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Hingga saat ini Pemkab Klungkung belum menyalurkan bantuan jejaring sosial berupa BLT (bantuan langsung tunai) Kabulaten.

Hal ini dikarenakan masih sedikit desa yang menyetorkan data calon penerima, sehingga usulan itu belum dapat diproses.

Padahal BLT APBD yang sumber dananya dari APBD tersebut harus disalurkan sebelum masa tanggap darurat berakhir.

Plt Kepala Dinas  Sosial, Pemerdayaaan Perempuan dan Pelindungan Anak Klungkung I Wayan Sumarta menjelaskan, saat ini semua desa di Klungkung tengah melakukan pendataan sesuai petunjuk teknis penerimaan BLT yang sumber dananya dari APBD.

Selain Meningkatkan Daya Tahan Tubuh, Ini Manfaat Lain Temulawak untuk Kesehatan

Pendaftaran Online Sekolah Kedinasan Kemenkumham Masih Berlangsung, Ini Syaratnya

Berikut Syarat-syarat Wajib Penumpang saat Naik Pesawat Garuda,Citilink & Lion Air selama New Normal

" Desa masih lakukan pendataan sesuai teknis, yakni terdampak COVID-19. Sebenarnya batas waktu pendataan tidak ada, lebih cepat lebih baik," ujar Wayan Sumarta didampingi Kabid Rahabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial di Dinas Sosial Klungkung, Wilem Supriono, Selasa (9/6/2020).

Ia mengatakan, saat ini baru ada 3 desa yang menyetorkan data penerima BLT APBD, ketiganya berasal dari Kecamatan Nusa Penida yakni Desa Bungamekar, Desa Batununggul, dan Desa Suana.

 Desa tersebut sebelum menyetorkan  datanya ke Dinas Sosial, didahului dengan musyawarah khusus.

Setelah data diserahkan ke Dinas Sosial, kembali akan dilakukan sanding data dengan beberapa OPD agar penerima BLT APBD ini, tidak menerima bantuan ganda lainnya seperti BLT Dana Desa, Stimulus UMKM, Kartu Prakerja, Bantuan Sosial Tunai, maupun Bantuan Pangan Non Tunai.

" Kami sudah sempat  teleconference bersama Bupati dam aparat desa untuk percepat pendataan," jelas Sumarta.

Pendataan ini pun harus dikebut oleh setiap desa, mengingat bagian bantuan jejaring sosial harus sudah disalurkan sebelum masa tanggap darurat bencana berakhir.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved