Corona di Indonesia
Pasar Malam Kumbasari Tutup Setelah 18 Pedagang Positif Covid-19, Kasus Di Denpasar Naik Saat PKM
Pemkot Denpasar pun memutuskan menutup total alias me-lockdown Pasar Malam Kumbasari mulai kemarin hingga 15 Juni 2020.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
"Teman memberitahu tidak dikasi jualan dulu karena Covid-19, ya jadi saya pulang," katanya.
Padahal dia sudah mempersiapkan barang dagangan yang akan dijualnya.
"Balik saja, saya bawa dagangan ke rumah," tambahnya sembari membawa dagangannya.
Sementara pedagang bermobil masih diberikan kelonggaran untuk berjualan.
Hal ini karena lokasinya jauh dari area Pasar Malam Kumbasari.
Selain itu, dua akses masuk ke Pasar Kumbasari juga akan ditutup saat sore.
Sedangkan saat pagi tetap buka karena pasar pagi masih buka.
Dua akses masuk yang ditutup yakni pintu masuk dari utara dan dari barat arah Pasar Pemeregan.
Untuk diketahui pasar malam di Pasar Kumbasari ini biasanya buka pukul 17.00 Wita.
Di sisi lain, Tim Gugus Tugas Kota Denpasar kembali melakukan pelacakan atau tracing contact untuk mengetahui siapa saja yang pernah kontak dengan 18 pedagang yang dinyatakan positif tersebut.
"Kami lakukan penelusuran kembali di Pasar Kumbasari. Kami melacak orang-orang yang kontak dengan 18 pedagang ini dan akan kami swab lagi," kata Kompyang Wiranata.
Pihaknya menargetkan minimal 150 pedagang akan di-swab terkait kasus ini. Untuk swab ini direncanakan diambil dua hari yakni Jumat (12/6/2020) dan Sabtu (13/6/2020) mulai pukul 09.00 Wita.
Jika tes swab selanjutnya hasilnya negatif, pedagang bisa buka kembali tanggal 16 Juni 2020.
Kecuali 18 pedagang yang dinyatakan positif.
"Yang positif ini tidak boleh berjualan selama 14 hari," tandasnya.