Corona di Indonesia
Pasar Malam Kumbasari Tutup Setelah 18 Pedagang Positif Covid-19, Kasus Di Denpasar Naik Saat PKM
Pemkot Denpasar pun memutuskan menutup total alias me-lockdown Pasar Malam Kumbasari mulai kemarin hingga 15 Juni 2020.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Pasar Gunung Agung
Sementara itu, Pemkot Denpasar kembali melakukan tes swab massal kepada pedagang di Pasar Gunung Agung. Tes swab ini dilaksanakan di Pasar Badung pada Rabu (10/6/2020) pagi.
Sebanyak 43 orang pedagang dan karyawan di Pasar Gunung Agung ikut tes swab ini.
Direktur Umum Perumda Pasar Sewakadarma, AAN Yuliartha, mengatakan tes ini dilaksanakan menyusul adanya satu pedagang ikan yang positif Covid-19 di Pasar Gunung Agung.
"Ia dikonfirmasi positif empat hari lalu. Selain yang bersangkutan, istrinya juga positif Covid-19," katanya, kemarin.
Yuliartha menambahkan, pedagang ini sudah tak berjualan sejak seminggu sebelum dinyatakan positif Covid-19.
Setelah dilakukan tracking ditemukanlah 43 orang yang sempat kontak erat dengan pasien.
Kini tempat berjualan pasien positif tersebut diisolasi 14 hari.
Lapak pedagang yang berjualan dengan radius 5 meter dari tempat berjualan pasien positif ini juga ditutup.
Penutupan ini dilakukan hingga hasil swab keluar dengan hasil negatif.
"Ada 10 lapak pedagang ikan yang diisolasi sementara. Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan untuk langkah sterilisasi,” imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, tiga pasar di Denpasar telah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 yakni Pasar Badung, Pasar Kumbasari, dan Pasar Gunung Agung.
Hal ini setelah dua orang pedagang Pasar Badung, satu pedagang Pasar Kumbasari, dan seorang pedagang serta tukang suwun di Pasar Gunung Agung positif Covid-19.
Selain tiga pasar tersebut, ada pula dua Pasar Desa yang menjadi klaster baru yakni Pasar Pameregan dan Pasar Titih. Satu orang pedagang sayur di Pasar Pameregan dan satu pedagang bermobil yang berjualan di Pasar Titih juga dinyatakan positif Covid-19.
Pada Sabtu (6/5/2020) lalu, Tim Gugus Tugas melakukan tes swab massal terhadap 21 pedagang Pasar Badung.