Waspada, Ini Tanda-tanda Penyakit Jantung Tak Biasa, Menguap Berlebihan Hingga Bau Mulut
Penyakit jantung biasanya ditandai oleh nyeri di dada. Namun tanda-tanda dari penyakit jantung tidak hanya itu.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tribunners, apa Anda pernah mendengar tentang penyakit jantung ?
Penyakit jantung biasanya ditandai oleh nyeri di dada.
Namun tanda-tanda dari penyakit jantung tidak hanya itu.
Ada lima tanda penyakit jantung yang tak biasa.
• Sekda Bali Ajak Pemangku Kepentingan Rapatkan Barisan Karena Meningkatnya Transmisi Lokal Covid-19
• Satu Pedagang dan Seorang Balita di Karangasem Dinyatakan Positif Covid-19
• Stadion Dipta Akan Direhab Berstandar FIFA, Ini 5 Lapangan Pendukung Piala Dunia U-20 di Bali
Tanda-tanda ini bisa membantu seseorang untuk mengenali dan mulai menangani jantung sebelum terlambat.
Berikut ini tanda-tanda penyakit jantung tak biasa yang dirangkum Tribunnews dari Bright Side, Selasa (16/6/2020).
1. Bintik kecil
Bintik-bintik kecil di kelopak mata, bokong, siku, atau lutut disebut xanthoma.
Bintik tersebut sebenarnya tak berbahaya.
Namun, timbunan lemak ini menandakan tubuh kelebihan kolesterol yang begitu besar sehingga pembuluh darah tak lagi bisa menahan.
Tubuh kemungkinan sudah mengalami aterosklerosis yang dapat menyebabkan masalah jantung besar.
2. Menguap berlebihan
Saat tubuh berkeringat, tubuh menjadi dingin karena uap air menguap dari permukaan kulit.
Tetapi tubuh manusia juga memiliki cara lain untuk mendinginkan seperti menguap.
Ini membantu memenuhi tubuh dengan oksigen dan mengurasi suhu di dalam kepala.
Jika mekanisme termoregulase gagal selama olahraga, seseorang mulai menguap.
Mungkin ada beberapa alasan kegagalan termoregulasi termasuk potensi penyakit jantung.
3. Bau mulut
Peradangan gusi, atau periodontitis dapat menyebabkan bau mulut.
Bukti baru menunjukkan adanya hubungan antara gusi dan penyakit jantung.
Faktanya yakni bakteri gusi yang meradang dapat masuk ke sistem kardiovaskuer dan mulai meradang.
Risiko penyakit jantung pada penderita periodontitis lebih tinggi 20 persen.
4. Tak berjerawat selama masa remaja
Tak berjerawat selama masa remaja bisa menjadi alarm penyakit jantung.
Penelitian ini hanya melibatkan laki-laki dan mereka yang berjerawat di masa remaja berisiko 33 persen lebih rendah terkena penyakit jantung koroner.
Hal ini lantaran adanya aktivitas hormonal yang berpengaruh pada seluruh sistem tubuh.
5. Bibir biru
Bibir seseorang akan membiru saat hipotermia.
Ha ini lantaran kadar oksigen darah yang rendah dan sirkulasi yang buruk di bawah kondisi ekstrem.
Akan tetapi, jika bibir seseorang membiru tanpa alasan yang jelas, itu berarti ia memiliki sirkulasi darah yang buruk.(*).
Artikel ini telah tayang di https://www.tribunnews.com/lifestyle/2020/06/16/5-tanda-penyakit-jantung-tak-biasa-bau-mulut-hingga-tak-pernah-berjerawat-selama-masa-remaja?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/foto-ilustrasi-wanita-yang-mencium-bau-mulutnya.jpg)