Siswa Yang Ortunya Terdampak Covid-19 Akan Mendapat Uang Pangkal Rp 1 Juta dari Pemkot Denpasar

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar saat dihubungi, Senin (17/6/2020).

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Pixabay
Ilustrasi test covid-19. 

Akan tetapi, untuk proses pencairan dana masih menunggu legal opinion.

"Sebab, semua anggaran wajib memiliki legal opinion yang bisa dipertanggung jawaban," katanya. 

Update Kasus Covid di Bali

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 melalui transmisi lokal di Bali terus meningkat. 

Selasa (16/6/2020) kemarin, ada penambahan kasus positf Covid-19 sebanyak 22 orang yang terdiri dari 1 orang WNA dan 21 orang WNI.

Dari penambahan kasus itu, 1 WNA yang dinyatakan positif Covid-19 karena terdampak Transmisi Lokal. Sedangkan WNI positif terdiri dari 1 orang PMI dan 20 orang Transmisi Lokal.

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan, kasus positif melalui transmisi lokal di Bali mengalami trend peningkatan sejak 5 Juni 2020.

Berbeda dengan sebelumnya, dimana trend peningkatan kasus masih berasal dari Para Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

Terkait meningkatnya transmisi lokal itulah, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali langsung menggelar rapat koordinasi yang melibatkan stake holder terkait baik dari pihak Pemerintahan Kabupaten/Kota se-Bali, TNI, Polri, Para Pengurus Desa Adat serta beberapa pihak terkait lainnya melalui video conference, pada Selasa (16/6/2020).

“Oleh karena itu saya mengundang seluruh komponen atau stake holder yang langsung terlibat dalam hal ini untuk ikut memberikan sumbangan pemikiran, apa yang harus kita lakukan sebagai upaya menekan penyebaran transmisi lokal ini,” kata Dewa Made Indra dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Bali.

Menurut Dewa Made Indra, jika strategi penekanan Penyebaran Covid-19 melalui PPLN bisa dilakukan melalui screaning pintu masuk Bali, maka lain halnya dengan Transmisi Lokal yang sangat sulit untuk melakukan identifikasi dan sulit untuk menerapkan strategi pasti. 

Oleh karena itulah, dalam rapat tersebut disimpulkan bahwa penguatan satgas gotong royong harus kembali digalakkan, untuk meminimalisir penyebaran transmisi lokal di wilayah pedesaan.

"Upaya pencegahan transmisi lokal harus dilakukan secara bersama-sama. Khususnya terkait dengan upaya pencegahan di pasar maka Dinas Perindag Provinsi Bali segera melakukan koordinasi dengan Disperindag Kabupaten/Kota untuk melakukan upaya pengawasan dan sosialisasi secara masif di pasar-pasar," kata Dewa Made Indra.

Untuk diketahui, per Selasa (16/6/2020) kemarin, jumlah kumulatif pasien positif Covid-19 di Bali sudah berjumlah 782 orang.

Berikutnya jumlah pasien yang dinyatakan sembuh secara kumulatif berjumlah 510 orang setelah ada penambahan sebanyak 8 orang yang terdiri dari 1 orang WNA dan 7 orang WNI dari Transmisi Lokal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved