Waspada, Ini Tanda dan Gejala Kanker Lambung, Begini Cara Menurunkan Risiko Kanker
Kanker lambung atau juga disebut kanker perut biasanya dimulai pada sel penghasil lendir yang melapisi perut.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kanker merupakan satu diantara penyakit berbahaya di dunia.
Hampir sebagian orang takut dengan penyakit tersebut.
Penyakit kanker dapat menyerang siapapun.
Ada beragam penyakit kanker di dunia ini.
• WHO Meminta Semua Negara Waspada Klaster Baru Covid-19 Teridentifikasi di Beijing
• Peringatan Dini BMKG, Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Bali-NTB
• Dewan Masjid Indonesia Terbitkan Aturan Salat Jumat 2 Gelombang Berdasarkan Nomor Ponsel
Salah satu yang jarang diketahui adalah kanker lambung.
Kanker lambung atau juga disebut kanker perut biasanya dimulai pada sel penghasil lendir yang melapisi perut.
Kanker lambung ini perlu secepatnya ditangani karena diketahui memiliki kaitan erat dengan kanker lainnya.
Kanker ini banyak dikaitkan dengan aliran balik asam lambung yang sering ke dalam kerongkongan yang menjadi penyebab kanker gastroesofagus atau kanker tenggorokan.
Namun, beberapa gejala kanker lambung ini sering kali dianggap sepele karena banyak kesamaan dengan penyakit biasa.
Saat gejala awalnya muncul, sebaiknya kita cepat bertindak agar mendapat penanganan yang lebih dini juga.
Penelitian terbaru pun menemukan bahwa kanker ini sudah semakin banyak terjadi pada orang dibawah usia 50 tahun.
Ada beberapa tanda-tanda umum maupun khusus dari kanker lambung ini yang harus diwaspadai.
Tanda dan gejala kanker lambung ini meliputi:
1. Kelelahan
2. Merasa kembung setelah makan