Corona di Bali

GTPP Tabanan Rancang Kebijakan Rapid Tes Bagi Pasien

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Tabanan berencana akan menerapkan kebijakan rapid tes bagi pasien rumah sakit

TRIBUN BALI/NOVIANA WINDRI
Foto: Ratusan santri asal Kota Denpasar mengikuti rapid test gratis di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Imam Bonjol No.53, Denpasar, Bali, Sabtu (13/6/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid 19 Tabanan berencana akan menerapkan kebijakan rapid tes bagi pasien rumah sakit. Hal tersebut menyusul adanya kluster baru penyebaran Covid 19 di salah satu rumah sakit swasta di Tabanan. Hanya saja kebijakan tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan guna merancang kategori hingga pembayarannya.

Selain hal tersebut, gugus tugas juga sudah melakukan tes swab terhadap 27 orang yang sebelumnya sempat kontak erat dengan pasien positif. Selanjutnya mereka akan menjalani karantina mandiri hingga hasil swab keluar.

"Kami di gugus tugas berencana akan melakukan pembahasan mengenai kebijakan tindakan rapid tes untuk pasien yang dirawat di rumah sakit. Mulai dari penerapannya, apakah perlu untuk semua pasien yang dirawat inap, sampai bagaimana pembiayaannya," jelas Juru Bicara GTPP Tabanan, I Putu Dian Setiawan, Senin (22/6).

Dia melanjutkan, adanya kluster baru di Tabanan membuktikan bahwa penyebaran virus tak hanya terjadi di ruang isolasi, melainkan juga terjadi pada pasien dengan penyakit lain yang tidak menunjukkan gejala Covid 19. Sehingga, rencana kedepannya selain pasien pra operasi dan melahirkan akan dilakukan rapid tes.

"Kemudian mengenai biaya, saat ini pihak BPJS Kesehatan hanya menanggung biaya rapid tes untuk pasien yang terconfirm positif dan dirawat di rumah sakit rujukan covid. Sehingga nantinya juga perlu dibuat pola rujukan. Sehingga RS Swasta dan layanan kesehatan diluar rujukan Covid-19 ini hanya menangani pemeriksaan awal. Untuk perawatan lanjutan, dirujuk ke rumah sakit rujukan COVID-19. Semuanya akan dibahas pada rapat yang rencana besok (hari ini)," jelasnya.

Tambah satu positif

Juru Bicara GTPP Tabanan, I Putu Dian Setiawan menyebutkan, ada penambahan satu orang pasien terkonfirmasi positif, Senin (22/6). Pasien tersebut merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan sudah dirawat di salah satu hotel di Badung yang khusus merawat pasien tanpa gejala.

"Ada penambahan satu orang PMI dan sudau dilakukan penanganan. Ia sudah dirawat di salah satu hotel di Badung khusus untuk menangani pasien tanpa gejala," tandasnya.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved