Breaking News:

Sekitar 520 Ekor Anjing Divaksin di Dua Desa Zona Merah di Jembrana

Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana terus melakukan vaksinasi massal, terutama di kawasan Desa Mendoyo Dauh Tukad

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/dwi suputra
Ilustrasi rabies 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Menyusul adanya gigitan terhadap satu keluarga dan dua tetangga dari satu keluarga itu, pihak Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana terus melakukan vaksinasi massal.

Terutama di kawasan Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali.

Selain itu, vaksinasi juga dilakukan di Desa Tuwed yang juga terjadi kasus gigitan anjing beberapa bulan lalu.

Dua desa itu, Mendoyo Dauh Tukad dan Tuwed menjadi daerah zona merah penanganan rabies di Bumi Makepung.

Tak Ada Toleransi, Kapolres Badung Sebut Akan Proses Semua Kasus di Badung

Promo Gantung, Gajian Untung Alfamart Jumat 26 Juni 2020, Diskon Beras, Minyak Goreng hingga Susu

Kronologi Mahasiswa di Yogya Tembaki Eks Pacar dengan Pistol Air Gun, Diselamatkan Anggota TNI Ini

Sudah sekitar 520 ekor anjing yang mendapat vaksinasi secara gratis oleh petugas.

Kabid Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, I Made Widarsa mengatakan, pihaknya sudah dari beberapa hari lalu melakukan vaksinasi.

Pada dua hari belakangan, yakni pada 22 hingga 24 Juni kemarin, itu dilakukan di dua desa yang kategori zona merah kasus rabies.

"Masih terus kami lakukan. Karena memang dilakukan di beberapa banjar. Jadi ada target untuk dua desa itu di beberapa Banjar," ucapnya, Kamis (25/6/2020) kemarin.

Widarsa menyebut, untuk 520 anjing yang divaksin itu, di Desa Mendoyo Dauh Tukad dilakukan di beberapa banjar.

Diantaranya, di banjar Delod Bale Agung 101 ekor dan banjar Tengah 155 ekor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved