Breaking News:

Corona di Bali

Gerakan Pramuka Peduli Beri Bantuan Sembako Pada Lansia dan Disabilitas

Gerakan Pramuka Peduli Beri Bantuan Sembako Pada Lansia dan Disabilitas

IST
Gerakan Pramuka Peduli Beri Bantuan Sembako Pada Lansia dan Disabilitas 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI– Sejumlah bantuan diberikan kepada masyarakat demi meringankan beban ditengah pandemi Covid-19. Tak terkecuali bagi keluarga Sri Wahyuni yang merupakan mantan atlet lari tingkat Nasional.

Ketua Pramuka Peduli Cabang Bangli, Ni Wayan Nanik Sinarih TKA menjelaskan keluarga almarhum atlet asal Banjar Kebon Kaja, Desa Peninjoan, Tembuku itu belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Informasi tersebut ia dapatkan dari klian dinas setempat. “Dari berbagai bantuan yang diberikan oleh pemerintah, yang bersangkutan belum mendapatkan salah satunya. Oleh sebab itu, bersamaan dengan adanya wabah ini, kami membantu dengan paket sembako,” ungkapnya Senin (29/6).

Nanik menejelaskan, bantuan yang diberikan ini mengkhusus pada warga yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah, utamanya bagi lansia dan penyandang disabilitas. Bantuan paket sembako, lanjut Nanik, telah diberikan mulai bulan Mei dan terus dilakukan hingga kini.

“Bulan Mei merupakan gelombang pertama, kami lakukan di Desa Bunutin, Bangli dengan total 30 paket sembako. Pada gelombang dua dilakukan kemarin (Minggu) yakni di wilayah Tembuku dengan total 20 paket sembako dibagikan. Sedangkan pada gelombang tiga, yakni di wilayah Kelurahan Kawan dengan total 20 paket sembako dan akan dibagikan pada hari ini (Senin),” ungkapnya.

Nanik mengungkapkan, seluruh bantuan sembako tersebut merupakan sumbangan suka rela dari para pelatih yang tergabung dalam Pusdiklatcab Bangli. Sesuai rencana, pihaknya juga akan segera memberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat di wilayah Desa Tamanbali. “Bantuan paket sembako ini kami terus lakukan selama masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Nanik menambahkan, tak hanya memberikan bantuan paket sembako. Gerakan Pramuka Peduli sejatinya telah berperan aktif sejak awal masa pandemi pada Bulan Maret lalu. beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pemberian masker, handsanitizer, hingga ikut dalam penyemprotan desinfektan telah dilakukan. “Termasuk berperan dalam dapur umum saat dilakukan karantina wilayah di Banjar Serokadan pada awal Bulan Mei lalu,” tandasnya. (mer)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved