Viral di Medsos, Tanda-tanda Stroke Dikira Kesurupan, Begini Penjelasan Dokter
Adapun, kondisi yang berhubungan dengan tekanan darah seseorang yang tinggi umumnya merupakan kondisi stroke pendarahan.
TRIBUN-BALI.COM - Sebuah unggahan yang menggambarkan tentang seseorang dikira kesurupan namun ternyata mengalami tanda-tanda stroke, menghebohkan warganet Twitter.
Unggahan dari akun Twitter @innamisme itupun langsung viral, dan kini sudah di-retweet lebih dari 1.000 kali dan disukai lebih dari 2.000 orang.
Dalam unggahan tersebut, akun @innamisme menceritakan tetangganya yang katanya tak sadarkan diri karena dikira kesurupan.
Karena penasaran, @innamisme pun menjenguk tetangganya itu dan akhirnya terungkap ternyata mengalami tanda-tanda stroke.
• Dapat Banyak Dukungan Perusahaan Besar, Kampanye Boikot Iklan Facebook Segera Mendunia
• Kolam Renang dan Pusat Kebugaran Diizinkan Buka Lagi saat Masa New Normal, Tapi Begini Aturannya
• Bocoran 3 HP Baru Samsung dan Waktu Peluncurannya
Akun @innamisme juga mengeceknya menggunakan tensi ternyata benar tensinya 210/150.
“Ada tetangga katanya kesurupan dari tadi malam ga sadar2, penasaran kutengok, lah itu mah tanda2 stroke, balik lagi ke rumah ambil tensi bener aja tensinya 210/150, skrg udh di RS hamdallah,” tulis akun @innamisme dalam tweet-nya.
Berkaca dari unggahan tersebut, Dokter Rahadian Indarto Susilo dari Departemen Bedah Saraf Fakultas Kedokteran (FK) Unair memberikan penjelasan tentang penyakit stroke.
Pada stroke, aliran darah tersebut tersumbat, kemudian bisa menjadi pecah.
Adapun, kondisi yang berhubungan dengan tekanan darah seseorang yang tinggi umumnya merupakan kondisi stroke pendarahan.
"Karena tekanan darah tinggi maka pembuluh darah otak pecah. Apalagi kalau dia punya riwayat lain misal kencing manis, darah tinggi lama yang tak terkontrol, maka kualitas pembuluh darah jadi jelek," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (27/6/2020).
Ketika pembuluh darah pecah, maka efek yang ditimbulkan tergantung dari masing-masing lokasi.
"Kalau misal lokasi di area permukaan, bisa jadi orangnya kejang. Nah kejang ini gerakannya tak terkontrol, mungkin ini yang dibilang kesurupan," terang Rahadian.
Gejala stroke, acap kali dipahami masyarakat ketika seseorang mengalami pergerakannya lumpuh separuh.
Padahal, perlu diketahui gejala stroke dapat bermacam-macam tergantung strokenya.
• Annisa Pohan Bikin Iri Netizen Karena Unggah Foto Lawas Bareng Aktor Korea Lee Min Ho
• Ada Tayangan Seru Belajar Kebiasaan Baru, Ini Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 29 Juni 2020
• Mantan Pegawai Google Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya Nomor 2 China
"Salah satunya seperti gejala kejang, hingga mata mendelik bahkan mulut berbusa tak banyak orang tahu bahwa itu bisa juga sebagai salah satu gejala stroke," katanya lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/stroke_20160311_160743.jpg)