Breaking News:

Corona di Bali

Satu Puskesmas di Tabanan Kembali Ditutup, Tiga Tenaga Kesehatan Positif Virus Corona

Satu Puskesmas di Tabanan Kembali Ditutup, Tiga Tenaga Kesehatan Positif Virus Corona

Pixabay
Update Covid-19 di Bali. 

Satu Puskesmas di Tabanan Kembali Ditutup, Tiga Tenaga Kesehatan Positif Virus Corona

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Salah satu Puskesmas di Kecamatan Tabanan kembali tak menyediakan layanan kesehatan alias ditutup sementara mulai hari ini, Jumat (3/7).

Pemberlakukan penutupan tersebut dilakukaan hingga hasil swab para tenaga medis setempat yang akan dilaksanakan Senin (6/7) mendatang keluar.

Sebab, satu tenaga kesehatan yang bertugas melakukan tracking kontak pasien positif justru terpapar. Total ada tiga tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Kabupaten Tabanan hari ini.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Tabanan, I Gede Susila melalui Juru Bicaranya, I Putu Dian Setiawan, mengatakan ada tiga tambahan pasien positif per Jumat (3/7).

Rinciannya adalah satu tenaga kesehatan di Kecamatan Tabanan dan dua tenkes di Kecamatan Kerambitan.

Terkait tenkes yang bertugas di salah satu Puskemas di Kecamatan Tabanan dinyatakan positif, kata Dian, membuat operasional Puskesmas ditutup sementara dan sebanyak 50 orang yang bertugas di Puskesmas akan menjalani uji swab pada Senin (6/7).

"Ada tiga tenkes yang dinyatakan positif per hari ini (Jumat), sehingga untuk antisipasi menyebar lagi operasional salah satu Puskesmas di Kecamatan Tabanan ditutup sementara hingga hasil swab 50 orang petugas setempat keluar," ujar Dian Setiawan.

"Dan jika memang hasilnya semua negatif, seluruh petugas kembali akan melakukan pelayanan terhadap masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, hasil tracking terhadap pasien asal Kecamatan Marga yang positif sebelumnya juga sudah dilakukan.

Diketahui ada 10 orang warga yang yang sempat kontak erat karena di lingkungan rumahnya.

Kemudian, ada 24 orang warga lainnya yang juga sempat kontak dengan pasien tersebut sebelumnya.

"Karena dua pasien ini sempat kemana-mana sebelum dijemput petugas untuk menjalani isolasi. Sehingga selain kontak erat di lingkungan rumah didapati tracing kontak di luar lingkungan rumah," ujar Dian.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved