Breaking News:

Jro Mangku Ditemukan Tidak Sadarkan Diri di Kolam Pura Dalem Pemuteran

Made Aryana Adhi (60), asal Banjar Losan, Desa Takmung, Klungkung, Bali, ditemukan tidak sadarkan diri di kolam Pura Dalem Pemuteran

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi mayat 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Made Aryana Adhi (60), asal Banjar Losan, Desa Takmung, Klungkung, Bali, ditemukan tidak sadarkan diri di kolam Pura Dalem Pemuteran, Minggu (5/7/2020) pagi.

Warga yang juga dikenal sebagai Jro Mangku di Pura Dalem Pemuteran, Banjar Losan tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Kepala Dusun Lepang, Desa Takmung, Ketut Suetana menjelaskan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Sebelum kejadian warga masih sempat menyapa Made Aryana, yang berbelanja di warung.

Banyu Pinaruh, Polisi Jaga Ketat Kawasan Pengelukatan Tirta Empul Tampaksiring

Termasuk Gunakan Nanas, Tips Bikin Daging Ayam Kampung Empuk

Tes Kepribadian: Bentuk Kaki Bisa Menunjukkan Kepribadian Pemiliknya, Kamu Yang Mana?

"Beliau ini (Made Aryana) kan pemangku di Pura Dalem Pemuteran. Karena hari ini Purnama, beliau mungkin bersih-bersih di Pura karena akan banyak warga akan sembahyang," ujar Ketut Suetana.

Lalu ada warga setempat yang bersembahyang di Pura Dalem Pemuteran, yakni Anak Agung Kompyang Witiari dan suaminya I Made Kariasa.

Namun mereka sempat bingung, karena saat itu Jro Mangku Aryana Adhi tidak tampak di areal Pura.

"Seperti biasa AA Kompyang lalu maturan di setiap pelinggih, dan suaminya disekitar Pura," jelasnya.

Tidak berselang lama betapa kagetnya AA Kompyang Witiari melihat ada kaki di sekitar kolam.

Setelah didekati, ternyata di kolam itu Jro Mangku, Made Aryana Adhi sudah tidak sadarkan diri.

Ia lalu bergegas minta tolong dan warga sekitar datang.

"Kolam itu dalamnya sekitar 1 meter. Berdasarkan keterangan saksi, posisi dari Jro Mangku terlentang dengan hidung yang sudah kemasukan air," ungkap Suetana.

Korban pun lalu dilarikan ke RSUD Klungkung dan dinyatakan telah meninggal dunia.

"Hari ini Purnama dan kebetulan ada kegiatan nuasen menjelang piodalan di Pura Kahyangan Tiga di Desa Adat Takmung. Tadi kami koordinasi dengan pemangku di Pura Dalem Kahyangan Tiga, diminta menunggu 7 hari. Sehingga jenazah sementara dititip seminggu kedepan di RSUD Klungkung," jelasnya. (*).

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved