Sponsored Content
GTPP Denpasar Tetap Fokus Tracing, Testing Serta Sosialisaikan Penerapan Protokol Kesehatan
Tracing agresif yang disertai testing masif serta isolasi atau karantina akan terus digencarkan serta penerapan disiplin protokol kesehatan.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar hingga kini tercatat sedikitnya 715 orang positif, 12 orang meninggal dunia, 271 orang sembuh dan 432 orang masih dalam perawatan.
Menyikapi kondisi ini, Walikota Denpasar, IB Rai Dharnawijaya Mantra disela kegiatanya di Denpasar, Selasa (7/7/2020) menjelaskan bahwa masyarakat diminta jangan panik & tetap menjaga disiplin protokol kesehatan dengan melihat angka kasus positif di Kota Denpasar.
Bahkan ini merupakan upaya kerja serius dari gugus tugas dalam pemilahan warga dan untuk percepatan penanganan, saat penerapan adaptasi kebiasaan baru mulai 9 Juli 2020 mendatang.
Tracing agresif yang disertai testing masif serta isolasi atau karantina akan terus digencarkan serta penerapan disiplin protokol kesehatan.
• Terlibat Peredaran Narkoba Jaringan Lapas Porong, Sukoco Dituntut 13 Tahun Penjara
• Kuasai 35 Paket Sabu dan 14 Butir Ekstasi, Siswantoro Dituntut 13 Tahun Penjara
• Lomba Layang-Layang Virtual Digelar di Bali 12 Juli 2020, Diikuti Peserta dari Sulawesi & Lombok
"Semakin tinggi kasus, itu artinya semakin banyak kasus yang ditemukan di masyarakat, sehingga dapat mengurangi potensi penularannya, juga dapat sesegera mungkin memisahkan antara yg terpapar covid-19 dan yang sehat dapat beraktifitas dan aman covid artinya tidak merugikan satu sama lainnya, terutama dalam menjalankan aktivitas ekonominya ," ujar Rai Mantra yang juga selaku Ketua GTPP Covid-19 Kota Denpasar.
Rai Mantra yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai menjelaskan, secara logika jika penyebaran kasus sudah dideteksi atau dapat dikendalikan, maka upaya pencegahan penularanya dapat dioptimalkan.
Sehingga meningkatnya jumlah angka kasus melalui tracing dan testing secara masif berhasil menemukan kasus Covid-19 di masyarakat dan upaya ini dapat melindungi warga kota denpasar dengan mengurangi angka penularannya di masyarakat.
Penularan ini juga tergantung dari tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Coba dibayangkan, bagaimana kalau tidak ditemukan kasusnya, itu akan menjadi efek bola salju suatu saat nanti, hal ini yang harus kita hindari, pemerintah dan masyarakat wajib bekerjasama untuk mencegah meluasnya covid 19.
Di samping itu pula penyebaran ini ditemukan paling banyak pada klaster pasar, pelaku perjalanan dalam negeri dan rumah tangga, dengan dilakukan test dan tracking dari klaster penularannya dapat di tekan sampai saat ini klaster di timbulkan dari mobilisasi logistik dari luar pulau yg tidak terdeteksi dalam pengawasan," kata Rai Mantra
Kerjasama antara Pemerintah dan Masyarakat lanjut Rai Mantra adalah untuk mendukung percepatan penanganan dan pencegahan.
"Jadi pemerintah terus melaksanakan tracing dan dilanjutkan dengan tes masif, dan pemisahan antara masyarakat yang sehat dan terpapar covid melalui proses isolasi dan karantina, dan masyarakat dapat ikut berperan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan, mulai dari jaga jarak, menggunakan masker, serta rajin mencuci tangan untuk mendukung tatanan kehidupan baru Provinsi Bali," jelas Rai Mantra
Semua upaya ini dilakukan untuk melindungi warga kota Denpasar dalam menjaga kesehatan dan produktifitas warga kota, juga merupakan sebuah standar baru dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru.
Dimana, masyarakat akan dihadapkan dengan berbagai kebiasaan baru yang harus secara disiplin diterapkan.
• Kuras Tabungan Rekannya Hingga Ratusan Juta Rupiah, PNS Ini Dibekuk Polisi
• Kisahkan Penyesalan Mendekam di Lapas, Putu Suciawan Bersama Devillas Band Rilis Video Klip
• Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjualan Seragam Sekolah di Denpasar Kurang Dari 10 Persen
Sampai saat Pemkot Denpasar sudah melakukan tes swab berbasis PCR sebanyak 3.559 orang dan tes rapid sebanyak 13.634 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/walikota-denpasar-ib-rai-dharnawijaya-mantra-selaku-ketua-gtpp-covid-19-kota-denpasar.jpg)