Breaking News:

Sponsored Content

Masuki New Normal, Upacara Panca Yadnya di Kabupaten Badung Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Dijelaskan, upacara yadnya yang memungkinkan untuk ditunda menunggu berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19 seperti upacara ngenteg linggih, ngaben

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Sekda Adi Arnawa saat memimpin rapat koordinasi dengan Bendesa Adat se-Badung melalui vidcon di Ruang Badung Command Center, Dinas Kominfo, Puspem Badung, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Memasuki tatanan budaya pola hidup baru atau new normal, pelaksanaan upacara Panca Yadnya di Kabupaten Badung dipastikan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Semua itu penting untuk dipahami, semua Bendesa Adat se-Badung.

“Pelaksanaan upacara yadnya tidak keluar dari penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19, “ tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa saat memimpin rapat koordinasi dengan Bendesa Adat se-Badung, Kamis (9/7/2020).

Rapat yang dilaksanakan melalui vidcon di Ruang Badung Command Center, Dinas Kominfo, Puspem Badung itu terkait pelaksanaan upacara Panca Yadnya dalam tatanan kehidupan era baru.

16 Pasien Covid-19 di Klungkung Sembuh, 2 di Antaranya Anak-Anak

Begini Perjalanan Kasus Pembobolan BNI yang Melibatkan Maria Pauline Lumowa

Dewan Badung Minta Gaji Pegawai Kontrak Tak Dipotong, Parwata Usul TPP Pegawai Dipotong 50 Persen

Selain itu pula juga adanya sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari BNN Provinsi Bali dan BNN Badung.

Rapat dihadiri pula Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa, Kepala BNN Badung AKBP Nyoman Sebudi, Kadis Kebudayaan Gde Eka Sudarwitha, Kadis Kominfo IGN Gede Jaya Saputra dan Kabag Humas Made Suardita. 

Sekda Badung Adi Arnawa menjelaskan bahwa diberlakukannya new normal, karena wabah virus corona tidak diketahui kapan akan berakhir.

Sehingga diperlukan strategi untuk dapat hidup berdampingan dengan Covid-19 ini. Wabah Covid-19 berdampak sangat luas terutama segi ekonomi, terlebih lagi Badung sangat tergantung dari sektor pariwisata.

“Mau tidak mau kita harus mendorong sektor pariwisata terutama dengan membuka kembali daerah tujuan wisata,” kata Adi Arnawa.

Kaitan dengan upacara Panca Yadnya, Sekda Adi Arnawa kembali menekankan agar Bendesa Adat dapat memahami, untuk pelaksanaan upacara yadnya wajib melaksanakan protokol kesehatan.

Halaman
123
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved