Breaking News:

Mahayastra Bocorkan Resep Gianyar Tetap Bisa Membangun di Tengah Pendemi Covid-19

Seperti penataan Lapangan Astina Gianyar sebesar Rp 22 miliar, renovasi total Pasar Umum Gianyar, pembangunan jembatan Desa Siangan-Pejeng Kelod,

Istimewa
Bupati Gianyar, Made Mahayastra saat meninjau pembongkaran Pasar Umum Gianyar belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Kabupaten Gianyar saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat umum.

Sebab di tengah pandemi covid-19 ini, Pemkab Gianyar masih tetap bisa membangun dengan nilai-nilai besar.

Seperti penataan Lapangan Astina Gianyar sebesar Rp 22 miliar, renovasi total Pasar Umum Gianyar, pembangunan jembatan Desa Siangan-Pejeng Kelod, penataan kebun sepanjang jalan, dan sebagainya yang menghabiskan dana miliaran rupiah.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Senin (13/7/2020) mengatakan, pihaknya juga menyadari saat ini Gianyar tengah menjadi sorotan.

Dua Pekan Jelang Hari Raya Idul Adha 2020, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Denpasar Turun

Berikut Manfaat Vitamin B, C dan E untuk Menyehatkan Kulit Wajah

Jumlah Orang Kaya di Gianyar Pasca Pandemi Covid-19 Hanya 13.600 KK

Sebab, di tengah pandemi pihaknya masih bisa membangun dengan tidak mengesampingkan penanganan covid-19.

Kata dia, hal tersebut bisa tercapai karena berbagai hal.

Mulai dari memotong belanja pegawai sebesar 24 persen.

 Belanja pegawai ini biasanya adalah pengadaan barang-barang, seperti pembelian komputer, pembelian kertas dan sebagainya.

Pihaknya juga melakukan refocusing atau perubahan radikal terhadap pendapatan dan belanja sebesar 50 persen.

“Kami tetap bisa membangun, karena ada berbagai hal yang dilakukan. Mulai dari pemotongan belanja pegawai sebesar 24 persen, lalu melakukan perubahan secara radikal pada pendapatan dan belanja, saya potong APBD yang bersumber dari PAD sebesar 50 persen. Selain itu, ada juga pembangunan yang sudah diperhitungkan sejak lama, yang dananya bersumber dari APBN. Tidak mudah melakukan hal ini, butuh kerja keras dan kita bisa,” ujarnya.

Mahayastra mengaku bersyukur, sumber Pendapatan Asi Daerah (PAD) Gianyar saat ini juga masih berjalan baik.

Seperti Pajak Hotel dan Restoran (PHR), Pajak Penerangan Jalan dan lainnya.

 “Realiasi pendapatan belanja per hari ini sudah mendekati Rp 340 miliar. Kas daerah kita hari ini Rp 15 miliar, deposito kita hari ini Rp 150 miliar dan bagi hasil  kita dapat (dari provinsi) Rp 52 miliar,” ujarnya.

Mahayastra menegaskan, pembangunan yang dilakukan sama sekali tidak mengganggu dana penanganan covid-19 sebesar Rp 100 miliar lebih itu.

4 Bahaya Sinar UV Bagi Kesehatan, Pemicu Penuaan Dini Hingga Kanker Kulit

Jumlah Orang Kaya di Gianyar Kini Ada 13.600 KK, Terbanyak di Wilayah Sukawati

Ini 5 Cara Menyiapkan Dana Darurat, Cari Penghasilan Tambahan hingga Tentukan Jangka Waktu

“Realiasi anggaran covid kita mungkin tertinggi di Bali. APD (Alat Pelindung Diri) kita tidak pernah kurang, sembako kita sudah bagikan dengan anggaran puluhan miliar. Kita harus berbangga masih bisa membangun tanpa mengesampingkan pandemi,” tandasnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved