Breaking News:

Diduga Memalsukan Ijazah, Anggota DPRD Klungkung Ini Beralasan Ijazahnya Hilang

Saat menit-menit terakhir mendaftar pencalegan, ia mengaku ijazah SMA-nya hilang.

kompas.com
Ilustrasi ijazah palsu 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Anggota DPRD Klungkung, I Nyoman Mujana, buka suara terkait
dugaan pemalsuan ijazah saat nyaleg pada 2019 lalu.

Didampingi pengacaranya, I Nyoman Suastika, Mujana menampik disebut memalsukan ijazah dan ingin permasalahannya itu diselesaikan di internal partai.

Suastika menjelaskan, pada dasarnya permasalahan yang dialami kliennya itu merupakan masalah politik,
yang seharusnya juga diselesaikan secara politik.

Apalagi permasalahan ini menurutnya, berawal dari laporan yang juga dari kader Perindo.

"Hanya saja klien saya ini (Nyoman Mujana) kurang bisa berkomunikasi dan masih bingung dalam memahami sebuah kejadian. Jadi komunikasi saja yang belum pas dari beliau," ungkap Suastika, Selasa
(14/7/2020).

Menurutnya, kasus yang menyeret nama Mujana itu sifatnya masih dumas (pengaduan masyarakat), sehingga belum ada tindak lanjut apa-apa secara hukum.

Pihaknya pun mengatakan masalah ini akan diselesaikan di internal partai, dan menunggu penyelesaian dari pusat.

Mengingat ini menyangkut nama baik dan masa depan partai.

"Pusat dalam hal ini DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Partai Perindo, nanti akan menelaah masalah ini dengan cermat, agar bisa diselesaikan secara kepartaian," jelas Suastika yang diberikan mandat oleh Mujana untuk memberikan penjelasan.

Terkait dengan dugaan penggunaan ijazah palsu itu, pihaknya pun menampik.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved