Breaking News:

Corona di Bali

New Nomal, Jam Buka Pasar di Gianyar Masih Dibatasi

Dalam pase new nomal, Pemkab Gianyar tidak melakukan perubahan secara massif sektor perekonomian masyarakat.

Istimewa
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar bersama Provinsi Bali, melakukan peninjauan di pasar-pasar di Gianyar, Jumat (10/7/2020) 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Dalam pase new nomal, Pemkab Gianyar tidak melakukan perubahan secara massif sektor perekonomian masyarakat.

Satu diantaranya pasar.

Dimana sentral perekonomian masyarakat kecil yang menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 ini, masih tetap dibatasi jam operasionalnya, yakni dari pukul 07.00 Wita sampai 14.00 Wita.

Namun berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Rabu (15/7/2020), rupanya tidak semua pasar mengikuti peraturan pemerintah tersebut.

Ini Cara Sederhana untuk Mengontrol dan Menstabilkan Tekanan Darah

Diduga Memalsukan Ijazah, Anggota DPRD Klungkung Ini Beralasan Ijazahnya Hilang

Gubernur Koster Akan Siapkan Regulasi Soal PMI Asal Bali yang Diperkirakan Jumlahnya Capai 22 Ribu

Di Gianyar kota sendiri pun terdapat pasar tradisional yang dikelola desa adat, melanggar aturan jam buka.

Mereka bahkan sudah buka dari pukul 04.00 Wita.

Hal tersebut menimbulkan kecemburuan para pedagang di pasar relokasi, para pedagang Pasar Umum Gianyar di Kelurahan Sampalangan, Gianyar, Bali.

Sebab jam operasional pedagang setempat sangat ketat.

“Kami disini ketat, tapi di pasar lain tidak. Ada yang bukanya pukul 4 pagi. Sementara kami buka jam 7, kadang dikasi buka jam 6. Tapi kan sama saja, saat kami buka, masyarakat sudah belanja di pasar yang buka jam 4 itu,” ujar seorang pedagang di pasar relokasi.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra sudah mengetahui hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved