11 September Pariwisata Bali Akan Dibuka untuk Wisman, Pemerintah Diharapkan Buka Visa On Arrival

"Penerbangan langsung dan VoA (Visa On Arrival) juga jadi catatan. Kalau tidak ada penerbangan wisatawan tidak ada datang," kata Wijaya

Istimewa
FGD Virtual "Strategi Peningkatan Wisatawan di Era Tatanan Baru" digelar Pusat Studi Universitas Pendidikan Nasional Denpasar (PSU) Rabu (15/7/2020) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbagai hal nampaknya harus diperhatikan menjelang dibukanya pariwisata Bali yang rencananya dibuka pada 11 September mendatang.

Mulai dari menata destinasi hingga memastikan adanya konektivitas penerbangan menuju Bali dengan dibukanya kembali Visa On Arrival (VoA) bagi wisatawan mancanegara.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali Bidang Pariwisata, Made Wijaya mengungkapkan, anggota Kadin Bali, khususnya yang bergerak di bidang pariwisata siap menyambut peluang di new normal dengan memanfaatkan digitalisasi.

Diharapkan olehnya, ke depan pariwisata Bali memang berkualitas dengan memanfaatkan digitalisasi dan teknologi.

"Penerbangan langsung dan VoA (Visa On Arrival) juga jadi catatan. Kalau tidak ada penerbangan wisatawan tidak ada datang," kata Wijaya dalam Focus Group Discussion (FGD) Virtual Terbatas "Strategi Peningkatan Wisatawan di Era Tatanan Baru" yang digelar Pusat Studi Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Rabu (15/7/2020).

Pasien Positif Covid-19 di Buleleng Bertambah 3 Orang, Sopir Lintas Jawa-Bali Terjaring di Pos Sekat

Bupati Temui Managerial RSUD Buleleng, Minta Pelayanan Kesehatan Dimaksimalkan

Meski Ekonomi Berat Akibat Pandemi, Banyuwangi Tak Kurangi Alokasi Dana Desa

Ia menambahkan, secara prinsip pihaknya siap bersinergi dalam pemulihan pariwisata Bali.

"Untuk meningkatkan kembali kunjungan pariwisata ke Bali, penting adanya sinergisitas antara pemangku kebijakan, sebab pariwisata ujung tombak perekonomian. Kami pelaku usaha tetap optimis pariwisata Bali kembali jaya," ujar Wijaya.

Untuk menyambut era baru, Kadin Bali juga berharap benar-benar ada sosialisasi yang terus-menerus kepada operator pariwisata.

Adanya pariwisata antar pulau seperti Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan juga harus mendapatkan perhatian.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved