Breaking News:

Anggarkan Rp 2,1 Miliar, Bangunan TOSS Centre Klungkung Dibuat Bertingkat dan Ada Kolam Ikan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana memaparkan, pembangunan gedung TOSS baru di sisi barat akan dibuat

Istimewa
Aktivitas perluasan bangunan TOSS (tempat olah samlah setampat) di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Klungkung, Senin (27/7/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - TOSS (tempat olah sampah setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba terus diperluas.

Pemkab Klungkung bahkan menganggarkan Rp 2,1 miliar untuk membuat bangunan TOSS yang dikonsep terintegtasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana memaparkan, pembangunan gedung TOSS baru di sisi barat akan dibuat bertingkat.

Selain untuk bangunan kantor bagi Kepala Sesi Pengelolaan Sampah, juga dapat dimanfaakan sebagai ruang pertemuan untuk edukasi dan pelatihan pengolahan sampah.

Dalam Sehari, BPBD Denpasar Dua Kali Evakuasi Orok yang Ditemukan di Dua Tempat Berbeda

Ular Berbisa Jenis Kobra Dievakuasi BPBD Denpasar di Depan Restoran Cianjur Denpasar

Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI Selasa 28 Juli 2020, Ada Tayangan Penjumlahan Tanpa Menyimpan

" Di lantai dua akan jadi ruang edukasi. Kami nanti mendidik dan melatih kelompok masyarakat bagaimana mengelola sampah," jelas Kirana, Senin (27/7/2020).

Lalu di sisi selatan gedung kantor, juga dibangun bangunan terbuka yang luas. Nantinya bangunan itu akan dimanfaatkan untuk pengelolaan sampah organik dan anorganik.

" Sampah yang belum terpilah dari sumbernya, lagi kita pilah di tempat itu, untuk didaur ulang lagi," jelasnya

Sementara di sisi selatan juga dibuat demplot (demontrasi plot) berbagai tanaman pangan, yang nanti pupuknya sepenuhnya menggunakan olahan sampah organik.

Nasib Esemka Kini, Bak Pabrik Kosong, Tak Banyak Aktivitas, Hingga Karyawan Dirumahkan

Proses Bunyi hingga Terdengar Oleh Telinga, Ini Soal Dan Jawaban Kelas 4-6 SD, TVRI 28 Juli 2020

Kisah Putu Puspawati Mendidik Anak Autis, Berubah Sedikit Saja Senangnya Luar Biasa

Luasan lahan demplot itu mencapai sekitar 1 hektar, yang ditanami berbagai komoditi seperti padi, jagung, dan sayur-mayur.

"Nantinya sepenuhnya kami menggunakan pupuk dari sampah organik, yang dibuat dengan berbagai metode. Nanti bisa dipelajari pupuk organik dengan motode mana yang paling baik untuk tanaman pangan," jelas Kirana.

Lalu di sekeliling TOSS Centre juga akan dibuat kolam ikan dengan desain khusus. Di kolam itulah ikan akan dipelihara dengan memanfaatkan pakan dari sampah sisa makanan.

Seusai Jalani Tes Swab, Pelatih Bali United Teco Sampaikan Harapannya

Sambut Hari Bakti ke-73 TNI AU, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Ziarah di TMP Pancaka Tirta

"Sesuai perencanaan di tahun 2021 semua harus sudah terlaksana terintegrasi," harapnya.

Untuk menyukseskan rencana tersebut, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap taat dalam memilah sampah pada sumbernya.

Sehingga pengelolaan sampah di TOSS Centre bisa lebih efektif dan efesien. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved