Breaking News:

Distan Denpasar Siapkan 12 Tim Dokter Periksa Kesehatan Hewan Kurban

Distan Denpasar Siapkan 12 Tim Dokter Periksa Kesehatan Hewan Kurban, Pemotongan Kurban Diprediksi Menurun hingga 20 Persen

Tribun Bali/Rizal Fanany
Anak-anak memberikan pakan pada hewan qurban yang dijual untuk kebutuhan Idul Adha di salah satu stan penjualan hewan qurban di kawasan Kampung Jawa, Denpasar, Bali, Jumat (24/7/2020). Penjualan hewan qurban menjelang Idul Adha tahun 2020 mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu akibat kondisi perekonomian terdampak pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk Idul Adha tahun 2020 ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar siapkan 12 tim dokter untuk melakukan pengecekan hewan kurban.

Pengecekan ini akan dilakukan Kamis (30/7/2020) di 130 titik di Kota Denpasar, Bali.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Denpasar, Made Ngurah Sugiri pada Selasa (28/7/2020) mengatakan, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 kemungkinan penyembelihan dilakukan langsung di tempat pembelian hewan.

Sebab, mereka yang akan melakukan kurban sudah melapor untuk melakukan penyembelihan sendiri di tempat pembelian kambing maupun sapi.

Koster Keluarkan Syarat bagi Wisatawan Nusantara ke Bali, Wajib Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Tiga Paket Pelatihan Disnakertrans Tabanan Mulai Dijalankan, Melanjutkan Materi Sebelum Covid-19

Posisi Bill Gates sebagai Orang Terkaya Kedua Dunia Semakin Kokoh, Berapa Total Hartanya Sekarang?

Sehingga mereka meminta bantuan untuk pengecekan dari UPT Rumah Potong Hewan (RPH).

Selain melakukan penyembelihan mandiri, penyembelihan hewan ini juga kemungkinan ada yang dilakukan di RPH.

Namun di RPH hanya khusus untuk sapi.

Sedangkan pemotongan kambing tetap dilakukan di rumah masing-masing warga yang mau berkurban.

Sugiri menambahkan, 12 tim dokter yang diterjunkan tersebut akan melakukan pemeriksaan antemorthem dan postmorthem untuk mengetahui kesehatan hewan yang akan disembelih.

Pihaknya sampai saat ini sudah memerima pengajuan pemeriksaan sekitar 130 titik yang akan dilaksanakam pada 30 Juli 2020 mendatang.

Untuk penyembelihan kurban Sugiri memprediksi akan ada penurunan jumlah dari tahun sebelumnya karena pamdemi Covid-19 ini.

Sebelumnya untuk penyembelihan sapi bisa mencapai 669 ekor sedangkan kambing sebanyak 2.700 ekor.

Namun saat ini diprediksi turun hingga 10-20 persen.

"Menurun karena adanya larangan berkerumun sehingga tidak lagi memotong sapi dan kambing bersama-sama," katanya. (*).

Penulis: Putu Supartika
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved