Breaking News:

Jadi Narasumber Webinar, Bupati Suwirta Paparkan Peran Pemerintah dalam Memajukan Koperasi

Para kepala daerah harus memahami apa itu koperasi dan prinsip koperasi harus bisa dijalankan dengan baik.

Istimewa
Webinar tentang Peran Koperasi Dalam Memasarkan Produk Lokal yang digelar secara virtual dari ruang kerjanya, Rabu (29/7/2020) Pagi 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Keberpihakan pemerintah terhadap koperasi dan UMKM banyak sekali yang bisa dilakukan.

Para kepala daerah harus memahami apa itu koperasi dan prinsip koperasi harus bisa dijalankan dengan baik.

Hal itu disampaikan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat mengisi Webinar tentang Peran Koperasi Dalam Memasarkan Produk Lokal yang digelar secara virtual dari ruang kerjanya, Rabu (29/7/2020) Pagi.

Webinar yang difasilitasi oleh Telkom Indonesia dan QRen (cara bayar kekinian/pembayaran non tunai) dengan program QRis sebagai Solusi Pembayaran Digital, Bupati Suwirta dihadapan para peserta menyampaikan bahwa koperasi itu mempunyai peluang yang sangat banyak.

Jukung Dihantam Ombak, Minardi Tewas di Pulau Menjangan Buleleng

Persiapan Salat Idul Adha, Musholla Baitul Muminiin Denpasar Siapkan Tatib Protokol Kesehatan

Mengaku Kehabisan Bekal, WNA Asal Inggris Ditemukan Terlantar di Pantai Munggu, Mengwi Badung

 Yang terpenting adalah komitmen dan fokus untuk bersama memasarkan produk lokal.

 Bupati Suwirta mencontohkan di Kabupaten Klungkung banyak produk UMKM yang bisa dipasarkan melalui koperasi, seperti produk kain endek, lukisan klasik wayang Kamasan.

Dan yang terbaru, produksi garam beryodium Uyah Kusamba yang dipasarkan melalui koperasi dan holding termasuk sebelumnya produk air mineral dari BUMDes, Udaka yang sudah mencakup sejumlah wilayah di Provinsi Bali.

Selain itu, di bidang pengelolaan sampah melalui TOSS Center, dibentuk koperasi yang khusus menangani sampah plastik bekerjasama dengan pihak asosiasi.

“Nanti kita akan buat edaran supermarket atau koperasi yang mempunyai minimarket wajib memasarkan produk lokal.

Bukan berarti monopoli, tetapi keberpihakan pemerintah terhadap produk lokal,” ujar Bupati Suwirta.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved