Harga BBM Naik
Kenaikan Harga Pertamax, Bupati Klungkung Bersurat ke OPD Tekankan Efisiensi
Kenaikan harga Pertamax 10 Juni 2026 kemarin dipastikan akan berdampak pada sejumlah pos belanja operasional di lingkungan Pemkab Klungkung.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ringkasan Berita:Kenaikan harga Pertamax 10 Juni 2026 kemarin dipastikan akan berdampak pada sejumlah pos belanja operasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten KlungkungSalah satu yang berpotensi mengalami penyesuaian adalah anggaran transportasi dan perjalanan dinas organisasi perangkat daerah (OPD).Bupati sudah bersurat kepada seluruh OPD agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif dan efisien.Program tetap harus berjalan, tetapi pelaksanaannya menyesuaikan kondisi yang ada saat ini
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kenaikan harga Pertamax 10 Juni 2026 kemarin dipastikan akan berdampak pada sejumlah pos belanja operasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klungkung.
Salah satu yang berpotensi mengalami penyesuaian adalah anggaran transportasi dan perjalanan dinas organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung, Anak Agung Gede Lesmana mengatakan, pemerintah daerah telah lebih dulu mengingatkan seluruh OPD agar mengoptimalkan penggunaan anggaran yang tersedia melalui langkah-langkah efisiensi.
Baca juga: BBM Naik, Indah Keluhkan Naiknya Harga Bawang di Denpasar, Per Kilo Rp50 Ribu
Menurutnya, arahan tersebut menjadi semakin relevan menyusul adanya kenaikan harga bahan bakar yang berpengaruh terhadap biaya operasional pemerintah.
“Pastinya akan ada penyesuaian. Sebelum ini juga kami sudah bersurat ke masing-masing OPD agar penggunaan anggaran yang ada bisa dilakukan secara efektif dan efisien,” ujar Lesmana, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan harga Pertamax secara otomatis akan berdampak pada kebutuhan anggaran operasional, khususnya yang berkaitan dengan transportasi.
Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran di setiap perangkat daerah.
Baca juga: Antisipasi Penyalahgunaan Migas Bersubsidi, Polisi Perketat Pengawasan Distribusi BBM Di Bali
Meski demikian, Lesmana menegaskan penyesuaian anggaran tidak akan mengganggu pelaksanaan program-program prioritas pemerintah daerah.
Fokus utama Pemkab Klungkung adalah memastikan seluruh kegiatan tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip efisiensi.
“Bupati sudah bersurat kepada seluruh OPD agar penggunaan anggaran dilakukan secara efektif dan efisien. Program tetap harus berjalan, tetapi pelaksanaannya menyesuaikan kondisi yang ada saat ini,” katanya.
Pemkab Klungkung berencana membahas lebih lanjut skema penyesuaian anggaran tersebut dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah serta kebutuhan operasional masing-masing OPD.
Baca juga: Hari Ini BBM Naik Tajam, Bagaimana Harga Emas di Bali?
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kemandirian dan ketahanan keuangan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi yang terjadi saat ini.
"Mempertimbangkan kondisi (keuangan daerah) saat ini, kemandirian yang diharapkan," ungkap Lesmana. (*)
Berita lainnya di Kenaikan Harga BBM
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sekda-Klungkung-Sekda-Klungkung-Anak-Agung-Gede-Lesmana-66.jpg)