Breaking News
Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Daftar 10 Orang Terkaya di Jepang, Bos Uniqlo Tempati Posisi Teratas

Produk elektronik dan otomotif buatan Jepang bisa kita temui dengan mudah di berbagai tempat

Tayang:
Editor: Wema Satya Dinata
dok.Forbes
ILUSTRASI. Daftar 10 orang terkaya di Jepang, bos Uniqlo di posisi teratas. Tadashi Yanai, founder Fast Retailing yang menjadi induk perusahaan jaringan fashion ternama, Uniqlo. 

TRIBUN-BALI.COM - Sejak Perang Dunia II berakhir dan mendapatkan bantuan besar dari AS, lalu Jepang dengan cepat membangun kembali perekonomian negaranya hingga sanggup menjadi raksasa ekonomi dunia seperti saat ini.

Produk elektronik dan otomotif buatan Jepang bisa kita temui dengan mudah di berbagai tempat.

Dua sektor tersebut memang jadi keunggulan Jepang di samping sektor pertanian.

Para pemain dari industri tersebut pun berhasil menjadi orang-orang terkaya di Jepang saat ini.

Hari Raya Idul Adha 1441 H Besok, Pangdam IX/Udayana Ingatkan Protokol Kesehatan di Tempat Ibadah

Tips saat Mendaki Gunung, Ini Gejala dan Cara Atasi Hipotermia

Pandemi Tak Jadi Penghalang Raih Prestasi, 4 Siswa Wakili Indonesia di Olimpiade Kimia Internasional

Forbes melaporkan bahwa sejak pandemi melanda dunia, terjadi penurunan nilai kekayaan dalam daftar orang terkaya.

Forbes mencatat adanya perubahan nilai kekayaan setiap harinya. Berikut ini daftar 10 orang terkaya di Jepang versi Forbes yang tercatat per tanggal 29 April 2020:

1. Tadashi Yanai -  $22.3 M (Founder Fast Retailing, induk perusahaan Uniqlo)

2. Masayoshi Son - $20.5 M (Chairman, presiden, dan CEO Softbank)

3. Takemitsu Takizaki - $19.8 M (Chairman Keyence Corps.)

4. Nobutada Saji - $9.4 M (Chairman Suntory Holdings)

5. Takahisa Takahara - $5.9 M (CEO Unicharm)

6. Hiroshi Mikitani - $5.4 M (CEO Rakuten)

7. Yasumitsu Shigeta - $4.7 M (CEO Hikari Tsushin)

8. Hideyuki Busujima - $4.1 M (CEO Sankyo)

9. Akio Nitori - $4 M (Chairman Nitori Holdings)

10. Akira Mori - $3.9 M (Chairman, co-CEO, dan owner dari Mori Trust)

Kunjungan Wisnus ke Bali Dibuka Esok, Pengunjung Tempat Wisata Dibatasi 50 Persen dari Kapasitas

Hubungan Sedang Memanas, India Peringatkan China dengan Jet Tempur Rafale

5 Cara Menyiapkan Dana Pendidikan Anak, Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua

 Tadashi Yanai, menjalankan bisnis ritel melalui Fast Retailing yang tumbuh sangat pesat di berbagai pusat daerah fashion di Jepang.

Salah satu jaringannya yang paling berhasil adalah Uniqlo yang saat ini sudah tersebar di banyak negara, termasuk Indonesia.

Dari total 2.200 gerai Uniqlo yang ada di seluruh dunia, Jepang dan China menampung 75% di antaranya.

Uniqlo sendiri mampu memberi kontribusi hingga 80% kepada Fast Retailing.

Perusahaan yang dipimpin Yanai mencatat laba bersih sebesar $2,3 miliar untuk tahun fiskal 2019 yang berakhir pada bulan Agustus.

Pendapatan total pada periode tersebut mencapai $21,3 miliar.

Bermain cukup lama di bisnis ritel dan fashion, pengusaha berusia 71 ini memiliki harapan besar agar Uniqlo mampu mengalahkan para pesaingnya seperti H&M dan Zara.

Uniqlo menutup separuh dari 748 gerainya yang ada di China sejak peraturan lockdown berlaku pada Januari lalu.

 Sejak April, satu per satu gerai mulai dibuka kembali dan langsung memberikan hasil yang positif.

Sementara itu sebanyak 40% gerai Uniqlo yang ada di Jepang mulai ditutup pada bulan Mei dan perlahan dibuka kembali menyusul ditariknya status darurat oleh pemerintah Jepang.

Bahkan Uniqlo baru saja membuka dua gerai baru di pusat Fashion Ginza dan Harajuku.(*)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved