Breaking News:

Corona di Bali

Kemenaker RI Ijinkan Penempatan PMI di Luar Negeri, 14 Negara Ini Jadi Tujuan Prioritas

Menteri Tenaga Kerja (Kemenaker) RI menerbitkan Keputusan Menteri nomor 294 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Pendam IX/Udayana
Kedatangan Pekerja Migran Indonesia di Wilayah Provinsi Bali diterima oleh Kodam IX/Udayana sebagai Satgas GTPP Covid-19 Bali, pada Senin (15/6/2020). 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri Tenaga Kerja (Kemenaker) RI, Ida Fauziah menerbitkan Keputusan Menteri nomor 294 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Terbitnya peraturan ini sekaligus mencabut Kepmenaker Nomor 151 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, dengan diterbitkannya Kepmenaker Nomor 294 tahun 2020, pihaknya diundang untuk mengikuti sosialisasi melalui virtual.

"Kita diundang sosialisasi melalui virtual terkait dengan implementasinya seperti apa," kata Arda saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon dari Denpasar, Minggu (2/8/2020).

Bikin Lantai Tak Bersih Maksimal, Hindari 4 Kesalahan dalam Membersihkan Lantai Rumah Ini

Ramalan Zodiak 3-9 Agustus 2020, Aries Cobalah Bersikap Diplomatis, Gemini Jadilah Lebih Fleksibel

Ramalan Zodiak Besok Senin 3 Agustus 2020, Aries Siap Hadapi Hambatan Aquarius Jadi Lebih Pengertian

Arda juga mengaku juga sempat berbincang melalui sambungan telepon dengan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemenaker RI.

Dari obrolan tersebut Arda menuturkan bahwa yang diprioritaskan berangkat bekerja yakni mereka yang sudah siap secara administrasi, baik dari segi visa, memiliki surat resmi penempatan tenaga migran Indonesia (SP2MI) dan sebagainya.

Para calon PMI yang sudah memiliki syarat lengkap ini sebenarnya sudah mau berangkat beberapa waktu lalu, namun karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan adanya Kepmenaker Nomor 151 Tahun 2020, mereka tidak bisa berangkat.

Oleh karena itu, Arda berharap sepanjang calon PMI sudah memiliki syarat lengkap maka dipersilakan untuk berangkat.

Namun sampai saat ini baru 14 negara tujuan yang dibuka oleh Kemenaker RI.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved