Breaking News:

Sponsored Content

Bupati Artha Ajak Perbekel dan Kelian Dinas Terus Sosialisasi kan Protokol Adaptasi Kebiasaan Baru

Memasuki tatanan kehidupan baru (new normal), Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana menggelar sosialisasi tentang pedoman Protokol Normal Baru Desa

Istimewa
Bupati Artha dalam sambutannya di depan para Perbekel dan Kelian Dinas, Senin (3/8/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Memasuki tatanan kehidupan baru (new normal), Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana menggelar sosialisasi tentang pedoman Protokol Normal Baru Desa kepada seluruh perangkat desa meliputi Prebekel dan Kelian Dinas se-Kecamatan Pekutatan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Jembrana I Putu Artha, didampingi Anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Sugiasa, Setda I Made Sudiada, Para Asisten Setda, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, serta Camat Pekutatan, di GOR Asta Buana Pekutatan, Senin (3/8/2020).

Bupati Jembrana I Putu Artha dalam sambutannya menyampaikan, dalam menyikapi meluasnya penyebaran virus Covid-19, saat ini penyelenggara pemerintahan di desa akan segera memasuki era baru melalui penerapan Protokol Normal Baru Desa.

Hal tersebut menjadi sangat penting mengingat desa merupakan garda terdepan dalam pencegahan meluasnya penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Jembrana.

Update Covid-19: Pasien Sembuh di Bali Capai 85,75 %, Denpasar Mulai Longgarkan Kebijakan Ini

Karier Jaksa Pinangki yang Miliki Kekayaan Rp 6,8 Miliar Kini Jatuh Gara-gara Sebuah Foto

Terjadi Konflik Internal, Pengurus DPD Asita Bali Diberhentikan

“Tujuannya tentu guna mewujudkan masyarakat desa yang produktif dan aman dari penularan virus Covid-19 serta untuk meningkatkan dukungan pemerintah desa dan segenap elemen masyarakat dalam upaya penecegahan penularan Covid-19 di desa serta menciptakan tata kelola desa dalam pencegahan penularan Covid-19 melalui adaptasi pola hidup bermasyarakat dalam tatanan normal baru” ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Artha menyampaikan dalam pelaksanaan penerapan protokol normal baru desa yang dilakukan pemerintah desa dan segenap elemen masyarakat desa dengan prinsip terbuka, sederhana, jelas, dan partisipatif, yang mencangkup protokol pelayanan publik, kegiatan sosial dan keagamaan, pasar desa, kegiatan padat karya tunai desa (PKTD) serta kegiatan tempat wisata.

Untuk itu, penerapan protokol normal baru desa akan berhasil dilaksanakan jika semua pihak dapat bersinergi dengan baik dalam memahami dan melaksanakan kewajibannya secara konsisten diantaranya membersihkan fasilitas umum dengan disinfektan, menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan tempat sampah tertutup, menyediakan pos kesehatan, tetap berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten, serta meningkatkan kesadaran warga dalam berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta memperhatikan instruksi pemerintah terkait Covid-19.

Bupati Giri Prasta Hadiri Karya Ngetus Prerai di Pura Puseh Desa Adat Pelaga

Terungkap Motif Prank Video Daging Kurban Berisi Sampah dari Edo Putra Hingga 2 Kamerawan Jadi DPO

Denpasar Akan Rekrut 70 Guru Kontrak SD, Pembukaan Pendaftaran Hanya 2 Hari, Tes Via Zoom

Berkat dari kerja keras kita selama ini, Kabupaten Jembrana menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang berhak atas insentif sebesar 14,9 Miliar sebagai daerah berkinerja baik dalam penangan pandemi Covid-19.

“Untuk itu, saya mewakili pemerintah kabupaten Jembrana menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkerja dengan keras dalam upaya penangan Covid-19 khususnya para prebekel dan kelian dinas se-Kabupaten Jembrana, namun tetap saya berharap prestasi iini tidak menjadikan kita berpuas diri, tidak waspada dan lengah dengan ancaman virus Covid-19. Jadikan prestasi ini penyemangat untuk berkerja lebih keras dan giat dimasa yang akan datang,” tegasnya.

Sementara Camat Pekutatan I Wayan Yudana menyampaikan khususnya di Kecamatan Pekutatan sampai saat ini situasi dan kondisi cukup baik dapat dilihat dari tingkat penyebaran Covid-19 yang minim dan tidak terjadi kasus transmisi lokal sehingga di Kecamatan Pekutatan penyebaran dapat dikendalikan dengan baik.

Kirim Uang Rp 2 M Hasil Kerja di AS Berujung Kecewa, Suami di Jombang Bunuh Istri karena Selingkuh

Kodam IX/Udayana Gelar Apel Dansat, Bahas Adaptasi Era Teknologi 4.0

“Hal ini dapat terlaksana berkat sinergi yang baik dari pemerintah daerah melalui gugus tugas Kabupaten dengan perangkat-perangkat yang ada di desa guna terus mengedukasi masyarakat di desa masing-masing untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta terkait di mulainya Protokol Normal Baru Desa kami akan terus sosilasikan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kecamatan Pekutatatan,” imbuhnya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved