Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kelelahan hingga Berkeringat di Malam Hari, 8 Tanda Awal Kanker yang Harus Diwaspadai

Penyakit ini memang sering sekali berkembang tanpa adanya peringatan. Namun, tanda awal terjadinya kanker sebenarnya bisa diprediksi jika kita lebih

Tayang:
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian dini.

Penyakit ini memang sering sekali berkembang tanpa adanya peringatan.

Maka dari itu, banyak penderita kanker yang telah terdiagnosis ketika telah mencapai stadium akhir sehingga sulit diatasi.

Namun, tanda awal terjadinya kanker sebenarnya bisa diprediksi jika kita lebih peka dengan kondisi tubuh.

Semakin dini tanda-tanda tersebut terdeteksi, maka semakin besar peluang sembuh dari penyakit ini.

Tikus Serang 527 Hektare Tanaman Padi di Tabanan, Sebabkan Ratusan Hektare Gagal Panen

Siswa SD di Tegal Ini Sempat Belajar di Sekolah, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Lakukan Persiapan, Denpasar Mulai Bahas Pembelajaran Tatap Muka di Wilayah Zona Hijau  

Melansir data Healthline, berikut jenis kanker yang paling umum terjadi:

kanker kandung kemih

kanker payudara

kanker usus besar dan dubur

kanker endometrium

kanker ginjal

leukemia

kanker hati

kanker paru-paru

melanoma

limfoma non-Hodgkin

kanker pankreas

kanker prostat

kanker tiroid.

Setelah Banyak Keluhan dari Warga dan Pedagang, Pasar Galiran Klungkung Kembali Buka 24 Jam

Pasar Desa Penarungan Terbakar hingga Kerugian Diperkirakan Rp 100 Juta, Begini Kesaksian Warga

PSSI Turut Berduka, Mantan Pelatih Timnas Wanita Indonesia Satia Bagdja Meninggal Dunia

Gejala awal kanker

Untuk mendukung penyembuhan, kita perlu melakukan deteksi dini gejala kanker. Berikut gejala awal yang biasa dialami pasien kanker:

1. Berat badan turun

Ketika sel-sel kanker menyerang sel-sel sehat, tubuh dapat merespons dengan menurunkan berat badan.

Menurut American Cancer Society (ACS), banyak orang mengalami penurunan berta badan tak terduga sebelum diagnosis kanker.

Penurunan berat badan tanpa sebab juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit lain, seperti hipertiroidisme (tiroid yang terlalu aktif).

Namun pada pasien kanker, penurunan berat badan ini bisa terjadi secara tiba-tiba.

Biasanya, hal ini terjadi pada penderita kanker kerongkongan, paru-paru, pankreas, dan perut.

Permintaan Penerbangan Domestik di AirAsia Melonjak, Jakarta-Denpasar Jadi Rute Favorit

Video Viral Satu Keluarga Asyik Menyantap Makanan di Bahu Jalan Tol Cipali, Begini Respon Polisi

Sopir Angkot Ngaku Jadi HRD, 11 Wanita Kena Tipu Hingga Diperkosa, Aksinya Bermula dari Facebook

2. Demam

Demam merupakan respons tubuh terhadap infeksi atau penyakit.

Orang yang menderita kanker akan sering mengalami demam.

Kondisi ini biasanya merupakan pertanda bahwa kanker telah menyebar atau sedang dalam stadium lanjut.

Demam biasanya menjadi pertanda awal penyakit kanker darah, seperti leukemia atau limfoma. 

3. Pendarahan

Beberapa jenis kanker juga dapat menyebabkan perdarahan yang tidak biasa.

Misalnya, kanker usus besar atau dubur dapat menyebabkan keluarnya darah saat buang air besar.

Sementara itu, keluarnya darah saat buang air kecil bisa jadi pertanda gejala kanker prostat atau kandung kemih.

Jika hal itu terjadi, kita harus segera berkonsultasi negan dokter untuk mengetahui penyebab pasti.

Anji Sempat Sapa Hadi Pranoto Dengan Prof dan Dok Yang Akhirnya Jadi Polemik

Sopir Angkot Ngaku Jadi HRD, 11 Wanita Kena Tipu Hingga Diperkosa, Aksinya Bermula dari Facebook

4. Rasa sakit dan kelelahan

Kelelahan kronis juga bisa menjadi pertanda awal adanya kanker.

Kelelahan ini bisa terjadi meskikita sudah istirahat atau tidur yang cukup.

Biasanya, kondisi ini terjadi pada pasien leukimia.

Rasa sakit pada pendertia kanker juga bisa terjadi saat sel kanker telah menyebar atau bermetastasis, dapat menyebabkan rasa sakit.

Misalnya, sakit di area punggung bisa menjadi indikasi adanya kanker usus besar, prostat, ovarium, dan dubur.

5. Batuk persisten

Batuk merupakan cara alami untuk menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan oleh tubuh.

Namun, batuk bisa menjadi pertanda adanya kanker paru-paru.

Seiring waktu, kondisi ini juga bisa menyebabkan batuk darah. Batuk yang terjadi secara terus-menerus juga bisa menjadi gejala kanker tiroid.

6. Perubahan kulit

Perubahan kulit paling bisa menjadi tanda awal kanker kulit, seperti tahi lalat yang berubah bentuk atau posisi.

Perubahan kulit tertentu juga dapat menunjukkan bentuk kanker lainnya.

Misalnya, bintik-bintik putih di mulut dapat mengindikasikan kanker mulut.

Benjolan atau benjolan di bawah kulit juga bisa menjadi tanda kanker payudara.

Kanker juga bisa menyebabkan berbagai perubahan kulit seperti berikut:

peningkatan pertumbuhan rambut hiperpigmentasi atau bintik-bintik gelap penyakit kuning kemerahan.

Perubahan kulit akibat kanker kulit juga bisa berupa munculnya luka yang sulit sembuh atau kembali muncul. 

7. Perubahan pencernaan

Kanker tertentu dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti kesulitan menelan, perubahan nafsu makan, atau rasa sakit setelah makan.

Gangguan pencernaan juga bisa menjadi tanda awal kanker perut.

Kanker juga dapat menyebabkan gejala seperti gangguan pencernaan, mual, muntah, dan kembung.

Kesulitan menelan bisa menjadi gejala awal kanker kepala, leher, serta kanker kerongkongan.

Selain itu, penderita kanker ovarium juga dapat mengalami kembung. Pasien kanker otak juga kerap mengalami mual dan muntah.

8. Berkeringat di malam hari

Munculnya keringat berlebih di malam hari juga bisa menjadi gejala awal kanker.

Biasanya, gejala ini terkait dengan tahap awal beberapa jenis kanker, mulai dari leukemia, limfoma hingga kanker hati. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Tanda Awal Kanker yang Harus Diwaspadai"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved