Breaking News:

Upah Tenaga Kontrak di Klungkung Terancam Dipangkas Rp 200 Ribu, Begini Penjelasan Sekda

Hal ini mempertimbangan kondisi keuangan daerah, dan kebutuhan anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sekda Klungkung Gede Putu Winastra 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung tidak hanya memangkas TPP (tambahan penghasilan pegawai) PNS, namun juga berencana memangkas jasa/upah  tenaga kontrak sebesar Rp 200 ribu per bulan selama 4 bulan kedepan.

Hal ini mempertimbangan kondisi keuangan daerah, dan kebutuhan anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Sekda Klungkung Gede Putu Winastra menjelaskan, rencana pemotongan jasa tenaga kontrak itu masih sebatas rancangan kebijakan umum anggaran  dan rancangan prioritas plafon anggaran sementara ( KUA-PPAS) perubahan 2020 .

Dalam rancangan itu, jasa tenaga kontrak dikurangi Rp 200 ribu dari bulan September hingga Desember.

Kisah Seorang Pilot Banting Setir Jualan Mie Ayam dengan Peralatan Seadanya Imbas Pandemi Covid-19

Kronologi Nasabah Bank Kehilangan Uang Rp 44 juta Usai Terima Telepon dari Orang Tak Dikenal

Promo Indomaret 13 Agustus 2020, Promo Baby&Kids;, Produk Kecantikan, hingga Snack Beli Gratis 1

" Kajian kami di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) seperti itu.

Ini masih rancangan KUA-PPAS, setelah ada kesepakatan dengan legislatif baru menjadi rancangan APBD.

Dalam waktu dekat ini akan kita bahas dulu bersama legislatif," ungkap Winastra saat ditemui di ruangannya, Kamis (13/8/2020).

Menurut Winastra, selama ini jasa tenaga kontrak dianggarkan dalam program jasa dan kegiatan pemkab.

Karena pandemi Covid-19, dilakukan rasionalisasi anggaran yang berimbas pada berkurangnya sejumlah jasa dan kegiatan.

" Jadi harus menyesuaikan. Kegiatan berkurang, tentu jasanya juga berkurang," jelas Winastra.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved