Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gudang Barang Dagangan Milik Muder di Karangasem Hangus Terbakar Dilahap Si Jago Merah

Gudang semi permanen milik Nengah Muder hangus dilahap si jago merah, Selasa (18/8/2020) sekitar pukul 07.00 Wita.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Gudang Nengah Muder di Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem hangus dilahap si jago merah, Selasa (18/8/2020) . Petugas dibantu warga coba untuk memadamkan. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Gudang semi permanen milik Nengah Muder di Banjar Dinas Beluhu Kangin, Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali, hangus dilahap si jago merah, Selasa (18/8/2020) sekitar pukul 07.00 Wita.

Dinding, atap, barang dagangan dan elekronik di dalam gudang hangus terbakar tanpa sisa.

Info dihimpun Tribun Bali, yang pertama melihat kebakaran yakni warga sekitar.

Nengah Muder, berada di Pasar Rubaya, Kecamatan Kubu.

Residivis Penghina Presiden Kembali Diringkus, Polisi Berikan Keterangan Ini

BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut Terjadi di Jalan Raya Amlapura-Klungkung, 2 Orang Meninggal Dunia

BNNK Badung Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan Salah Satu Lapas di Bali

Pemilik mendapat info dari warga jika gudangnya terbakar.

Nengah Muder dapat info sekitar pukul 07.00 Wita, dan langsung ke lokasi.

Pria berusia 48 tahun itu langsung ke lokasi memastikan info tersebut.

Sampai dilokasi, pemilik sudah mendapati gudang berukuran 10x6 meter hangus terbakar.

Pemilik langsung memadamkan kobaran api dengan alat seadanya dibantu warga sekitar.

Beberapa menit kemudian melapor ke petugas damkar.

Kapolsek Kubu, AKP Nengah Sona, membenarkan.

Pemilik sempat memadamkan api secara mandiri sebelum petugas datang.

Pukul 08.30 Wita petugas dari pemadam kebakaran tiba dilokasi kejadian, dan langsung memadamkan api.

Sekitar pukul 09.12 Wita api baru bisa dipadamkan oleh petugas damkar.

"Bangunan beratapkan spandek, berdinding batako. Barang yang terbakar yakni 1 unit kulkas, 2 tabung salon, serta barang dagangan seperti anyaman ketupat, benang (benang untuk alat upacara). Total kerugian sekitar 40 juta rupiah,"akui Nengah Sona.

Pemicunya kemungkinan karena konsleting.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved