Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Meremajakan Tubuh lewat Detoks Sehat, Bagaimana Caranya?

Tubuh gampang lelah mesti tak melakukan aktivitas berat. Atau sering merasa sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Pernahkah Anda mengalaminya?

Pixabay
Ilustrasi makanan sehat pereda stres - 

TRIBUN-BALI.COM – Tubuh gampang lelah mesti tak melakukan aktivitas berat.

Atau sering merasa sakit kepala dan sulit berkonsentrasi.

Pernahkah Anda mengalaminya?

Bila iya, kemungkinan Anda membutuhkan detoks agar tubuh kembali sehat dan bugar.

Kendati begitu, banyak orang yang masih keliru mengartikan kata “detoks” sebagai diet spesifik untuk mengeluarkan racun dari tubuh.

Padahal, tubuh kita sudah dilengkapi dengan organ-organ yang mampu menghilangkan racun dan tak butuh diet atau suplemen khusus untuk melakukannya.

Kuncinya adalah organ-organ tubuh harus sehat sehingga bisa bekerja dengan efektif.

Tren Mengerikan, Teknik Siksa Boneka Teddy Bear agar Anak Mau Makan Viral

Equity Life Indonesia dan BPD Bali Cabang Singaraja Serahkan Klaim Senilai Rp 55 Juta

Spaso Bangga Bisa Menjadi Bagian dari Republik Indonesia, Ingin Raih 10 Gelar Juara sebelum Pensiun

Menurut ahli gizi dr.Hilna Khairunissa Sp.GK, detoks adalah upaya memerdekakan tubuh dari kotoran dan racun yang menumpuk, utamanya pada sistem pencernaan.

“Sebenarnya tubuh sudah memiliki fungsi detoks alami, sayangnya seringkali kita menjalani gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, rendah serat dan kurang nutrisi, serta alkohol, yang akan meningkatkan produksi racun dan radikal bebas dalam tubuh,” kata Hilna. 

Ia mengatakan, ada banyak yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan sistem detoks alami tubuh. Mulailah dengan menjaga pola tidur minimal tujuh hingga delapan jam.

Perhatikan pula kualitas tidur agar kita bisa beristirahat dengan maksimal.

“ Tidur cukup dapat meningkatkan sistem imun tubuh, meningkatnya daya ingat, dan pengendalian nafsu makan,” katanya.

Untuk pola makan, penuhi kebutuhan tubuh akan serat dan prebiotik dengan kualitas yang baik demi pencernaan sehat sehingga sistem detoksifikasi berjalan optimal.

Hari Terakhir Promo JSM dan Super Hemat Indomaret 18 Agustus 2020, Diskon Beras hingga Camilan

Ramalan Zodiak Cinta Selasa (18/8/2020), Aries Jangan Lepas Kendali, Libra Gelisah, Gemini Ceroboh

Perhatian, 5 Zodiak Cewek Ini Sering Bikin Cowok Salah Paham, Gemini Ramah pada Siapa Saja

Makanan yang mengandung prebiotic antara lain sayuran hijau, tomat, asparagus, hingga oats. Bila diperlukan kita bisa mengasup suplemen khusus serat.

Selain itu, batasi asupan makanan dan minuman mengandung gula tinggi atau makanan yang tinggi kandungan garam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved