Breaking News:

Corona di Bali

Kapasitas Tempat Tidur di 2 RS Rujukan Covid-19 di Tabanan Hampir Penuh

Namun, untuk RS Nyitdah, Kecamatan Kediri saat ini masih melakukan rekrutmen tenaga medis dan selanjutnya akan melakukan penambahan bed.

Istimewa
Suasana di Ruang Isolasi BRSU Tabanan yang sudah terpasang Alat Tekanan Negatif, Selasa (28/4). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Kapasitas bed (tempat tidur) di dua Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kabupaten Tabanan hampir penuh.

Hal ini disebabkan karena pasien terkonfirmasi positif dengan gejala atau yang perlu mendapatkan perawatan medis terus bertambah setiap harinya.

Namun, untuk RS Nyitdah, Kecamatan Kediri saat ini masih melakukan rekrutmen tenaga medis dan selanjutnya akan melakukan penambahan bed.

Menurut data yang diperoleh, di BRSU Tabanan saat ini tersedia kapasitas 12 bed di dua rungan berbeda.

Desa Adat di Klungkung Diwajibkan Punya Pararem Pengelolaan Sampah

Menteri Perindustrian Optimis Pemangkasan Impor Bakal Meningkatkan Produksi Manufaktur Nasional

China Kini Tak Wajibkan Warganya Pakai Masker di Luar Ruangan

 Rinciannya, di ruang isolasi 1 berkapasitas 6 bed yang dilengkapi dengan tekanan negatif saat ini sudah penuh, kemudian di ruang isolasi 2 dengan kapasitas 6 bed sudah terisi 4 bed dan masih tersisa 2 bed.

Sementara itu, di UPTD RS Nyitdah kapasitasnya sebanyak 26 bed dan sudah terisi 23 bed, artinya masih tersisa 3 Bed.

Direktur UPTD RS Nyitdah, dr Nyoman Wisma Berata mengatakan, saat ini di ruang isolasi yang telah disediakan hanya tersedia 3 bed dari total 26 bed yang ada.

Pihaknya pun sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab dan Provinsi.

Hanya saja, masih belum bisa menambah bed karena masih kekurangan tenaga medis (perawat) dan masih dalam proses rekrutmen.

"Jumlah bed kami 26, dan yang sudah terisi pasien 23 bed. Artinya masih tersisa 3 bed," kata dr Wisma Berata, Jumat (21/8/2020).

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved