Breaking News:

Tips Sehat untuk Anda

Nyeri Perut Hingga Demam, Gejala Usus Buntu pada Anak dan Bayi yang Perlu Diwaspadai

Gejala pada tiap anak bisa bervariasi, tetapi tetap perhatikan dan waspadai beberapa gejala usus buntu pada anak ini

Pixabay
Ilustrasi anak demam. 

TRIBUN-BALI.COM - Usus buntu atau apendisitis merupakan kondisi pembengkakan yang menyakitkan dan infeksi pada usus buntu.

Penyakit ini merupakan darurat medis yang butuh penanganan secepatnya.

Apabila tidak dirawat sesegera mungkin, usus buntu bisa pecah atau bocor.

Akibatnya pun bisa fatal.

Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui gejala usus buntu pada anak.

Dilansir dari WebMD, radang usus buntu terjadi ketika usus buntu tersumbat, seringkali oleh tinja, benda asing, atau kanker.

Penyumbatan juga bisa terjadi karena infeksi, di mana usus buntu membengkak sebagai respons terhadap infeksi di dalam tubuh.

Dr. William O'Brien, MD mengatakan, setiap orang punya risiko rendah, sekitar 7 persen, untuk memiliki penyakit usus buntu selama hidup mereka.

Namun, usus buntu paling umum terjadi pada anak-anak, rentang usia 10-19 tahun.

"Faktanya, usus buntu merupakan alasan paling umum untuk melakukan operasi darurat pada anak-anak," ujar dr. O'Brien.

Halaman
1234
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved